Page 131 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 131

PENERIMA BLT SUBSIDI GAJI RP 1 JUTA DITAMBAH! SIMAK SYARAT DAN CARA
              CEK PENERIMA BSU SECARA ONLINE
              Dalam artikel ini terdapat cara untuk mengecek penerima BLT subsidi gaji (BSU) Rp 1 juta secara
              online. Pemberian bansos ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para pekerja di
              tengah masa pandemi Covid-19.

              Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, mengatakan pemberian
              BSU akan diperluas kepada 1,6 juta penerima.

              Penambahan ini dilakukan karena masih terdapat sisa dana BSU lebih dari Rp 1 triliun.

              "Di mana BSU diperluas, semula hanya diberlakukan untuk mereka yang dikenakan PPKM Level
              4  dan  3,  target  penerimanya  adalah  8.783.350  dengan  DIPA  Rp  8,7  triliun,"  katanya  saat
              konferensi pers terkait Evaluasi Program PC-PEN dan Optimalisasi Anggaran Program PEN 2021,
              Selasa (26/10/2021).

              Saat ini, dana BSU yang tersisa sekira Rp 1,7 triliun.

              "Sehingga penerima BSU ini akan diperluas sesuai dengan usulan Kemenaker, diharapkan dapat
              dilaksanakan dan tidak ada perubahan dari kriteria penerima," ujar Airlangga.

              Syarat perluasan cakupan wilayah yang dikutip dari laman Kemenko Perekonomian : - Tidak ada
              perubahan kriteria penerima; - Perubahan hanya terkait cakupan wilayah, menjadi level nasional
              yakni  514  kabupaten/kota  di  34  provinsi;  -  Total  sasaran  perluasan  sebesar  1,6  juta  orang
              pekerja dengan memanfaatkan sisa pagu BSU; - Perluasan tidak overlapping dengan penerima
              program bantuan lainnya (Prakerja, PKH, BPUM, dll).

              Kriteria  Penerima  BSU  Berikut  ini  syarat  penerima  BSU  yang  dikutip  dari  Instagram  resmi
              Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker: - Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan
              Nomor Induk Kependudukan (NIK); - Pekerja/Buruh yang menerima gaji/upah; - Peserta aktif
              program  jamsos  BPJS  Ketenagakerjaan  yang  memiliki  gaji/upah  paling  banyak  sebesar
              Rp3.500.000,00 (tiga juta lima ratus ribu rupiah) per bulan sesuai upah yang dilaporkan kepada
              BPJS Ketenagakerjaan; - Merupakan peserta aktif program jamsos BPJS Ketenagakerjaan sampai
              dengan 30 Juni 2021; - Pekerja/buruh yang belum menerima Kartu Prakerja, Program Keluarga
              Harapan,  atau  Program  Bantuan  Produktif  Usaha  Mikro;  -  Bekerja  di  wilayah  Pemberlakuan
              Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga dan level 4 yang ditetapkan oleh pemerintah;
              - Bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real
              estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan.

              Lantas, bagaimana cara mengecek status calon penerima BSU? Cek Status Penerima BSU Melalui
              Laman BPJS Ketenagakerjaan: Terdapat beberapa cara untuk mengecek daftar penerima BSU.

              Jika Anda sudah terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, dapat mengakses laman
              resmi BPJS Ketenagakerjaan untuk melihat apakah Anda termasuk calon penerima BSU.

              Berikut ini cara cek status calon penerima BSU melalui laman resmi BPJS Ketenagakerjaan: -
              Akses  laman  bpjsketenagakerjaan.go.id;  -  Pilih  menu  Cek  Status  Calon  Penerima  BSU;  -
              Kemudian masukkan NIK, nama lengkap serta tanggal lahir pada kolom yang tersedia; - Ceklis
              kode captcha lalu klik Lanjutkan.

              Jika lolos verifikasi, akan muncul keterangan seperti berikut ini: "Anda lolos verfikasi dan validasi
              BPJS  Ketenagakerjaan  sebagai  calon penerima  Bantuan  Subsidi  Upah  (BSU),  untuk  verifikasi
              selanjutnya  akan  dilakukan  oleh  Kemnaker."  "Proses  verfikasi  dan  validasi  dilakukan  sesuai
              dengan Permenaker Nomor 16 tahun 2021." Chat Whatsapp ke 081380070175 - Hubungi nomor

                                                           130
   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135   136