Page 106 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 106

konferensi pers usai pertemuan dengan para menteri di Gedung Nusantara III,
               Senayan, Jakarta, Rabu, 12 Februari 2020. Namun, ia mengaku bahwa pihaknya
               belum membaca draf RUU tersebut.

               "Hanya disampaikan akan terdiri dari 15 Bab dan 174 Pasal. Ada 7 Komisi di yang
               akan terlibat dalam pembahasan RUU ini. Semua akan dilaksanakan sesuai
               mekanisme yang ada di apakah melalui Baleg atau melalui Pansus karena
               melibatkan 7 Komisi terkait pembahasan 11 klaster yang terdiri dari 15 Bab dan 174
               Pasal tersebut," jelas Puan.

               Puan juga mengingatkan bahwa jangan sampai dengan belum tersosialisasinya draf
               ini kemudian sudah menimbulkan prasangka yang lain dan menimbulkan kecurigaan
               karena RI memang belum membahasnya.

               "Sebelumnya secara reguler Menteri Keuangan sudah mengirimkan draf Omnibus
               Law terkait dengan perpajakan yang rencananya nanti akan dibahas di melalui
               Komisi XI," tandas puan.

               "Namun hal ini belum menjadi keputusan yang final, karena sesuai dengan
               mekanisme yang ada di hal ini harus dibicarakan di tingkat Rapim terlebih dahulu,"
               tuturnya.

               Sementara, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan pada
               kesempatan yang sama bahwa tujuan kedatangan para Menteri ke RI adalah untuk
               menyerahkan Surat Presiden (Supres), draf undang-undang dan naskah
               akademiknya. Dikatakannya bahwa pemerintah juga telah menyerahkan draf RUU
               kepada RI untuk diproses sesuai dengan mekanisme yang ada.

               "Selain itu dibahas juga bahwa bersamaan ini akan dilakukan sosialisasi ke seluruh
               provinsi di Indonesia. Di mana dalam sosialisasi tersebut akan dilakukan secara
               bersama-sama antara pemerintah dan Anggota yang nantinya terlibat, maupun 7
               Komisi yang terkait," tutur Airlangga.

               Dengan akan dilaksanakannya sosialisasi RUU tersebut, Airlangga pun berharap
               seluruh masyarakat bisa mengetahui apa yang akan dibahas, diputuskan dan juga
               dampaknya bagi perekonomian nasional.

               "Isinya murni untuk menciptakan lapangan pekerjaan, dimana dalam situasi global
               maupun dengan merebaknya isu virus Corona, salah satu solusi untuk meningkatkan
               lapangan pekerjaan adalah melakukan transformasi struktural ekonomi yang
               seluruhnya ada didalam Omnibus Law," pungkasnya.

               Adapun keterangan dari PMJ News, Presiden Joko Widodo sempat mengatakan pada
               Rabu, 29 Januari 2020 bahwa ia telah menandatangani surat presiden Rancangan
               Undang-Undang ( RUU ) Omnibus Law pertama tentang perpajakan.***.






                                                      Page 105 of 177.
   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111