Page 115 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 115

Title          KADIN: OMNIBUS LAW BENAHI TUMPANG TINDIH ATURAN
               Media Name     investor.id
               Pub. Date      13 Februari 2020
               Page/URL       https://investor.id/national/kadin-omnibus-law-benahi-tumpang-tindih-a turan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               YOGYAKARTA, - Pelaku usaha tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
               Indonesia mendukung langkah pemerintah membenahi tumpang tindih peraturan
               dengan menghadirkan Omnibus Law.

               Saat ini, Rancangan Undang Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja
               sedang dalam pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan diharapkan
               dapat disahkan dalam tidak terlalu lama.

               "Sebenarnya, masih banyak peraturan yang tidak harmonis, baik di tingkat pusat
               maupun daerah. Saya yakin Omnibus Law akan memangkas, menyederhanakan,
               dan menyelaraskan aturan yang tumpang tindih. Omnibus Law akan berdampak
               luas bagi dunia usaha dan perekonomian nasional," kata Wakil Ketua Umum Kadin
               Indonesia Bidang Industri Energi, Minyak dan Gas (Migas) Bobby Gafur Umar saat
               menjadi pembicara pada seminar dalam rangka Dies Natalis Fakultas Hukum
               Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta, Kamis (13/2/2020).

               Ia optimistis, kebijakan pemerintah menghadirkan Omnibus Law Cipta Lapangan
               Kerja, selain mengubah wajah ketenagakerjaan Indonesia, juga mengarahkan dunia
               usaha, dan perekonomian nasional ke posisi yang lebih baik.

               "Saya yakin Omnibus Law akan membuka kesempatan kerja yang lebih luas,
               meningkatkan ekosistem investasi, dan berdampak positif bagi iklim usaha di
               Indonesia," katanya.

               Bobby yang juga anggota Satuan Tugas (Satgas) Omnibus Law mengatakan, para
               pelaku usaha memerlukan adanya jaminan kemudahan berusaha dan berinvestasi.

               Menurut Bobby, untuk meraih pertumbuhan ekonomi 5,5% pada 2021 mendatang,
               salah satu syaratnya adalah pertumbuhan investasi rata-rata 7% setiap tahunnya.
               Sedangkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 6% pada tahun 2024
               mendatang, investasi harus tumbuh 40% dari nilai investasi tahun 2019.

               "Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja sangat penting untuk meningkatkan investasi,"
               katanya.








                                                      Page 114 of 177.
   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120