Page 174 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 174
Title KPPOD: OMNIBUS LAW CIPTA KERJA TIDAK BOLEH MENGHILANGKAN KEWENANGAN
PEMDA
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 13 Februari 2020
Page/URL https://nasional.kontan.co.id/news/kppod-omnibus-law-cipta-kerja-tidak -boleh-
menghilangkan-kewenangan-pemda
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Yoyok - JAKARTA . Direktur Eksekutif
Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Robert Endi Jaweng
meminta adanya omnibus law cipta kerja jangan sampai mematikan kewenangan
pemerintah daerah (Pemda).
"Omnibus law cipta kerja tidak boleh menjadi jalan untuk kemudian mematikan
kewenangan Pemda," kata Robert, Kamis (13/2).
Robert mengingatkan, otonomi daerah merupakan ketentuan yang telah tertuang
dalam pasal 18 UUD 1945. Jadi sesuai mandat konstitusi, semua pihak harus
menghormati bahwa daerah itu harus mandiri, punya urusan, dan punya
kewenangan.
Robert setuju dengan adanya integrasi pengaturan, rasionalisasi jumlah, dan
mengharmoniskan regulasi. Akan tetapi, langkah ini jangan sampai menjadi jalan
pemerintah pusat mengambil alih kewenangan pemerintah daerah.
"Selama ini terjadi problem disharmoni horizontal antar kementerian/lembaga dan
vertikal pusat dan daerah itu perlu diatur, gimana sih duduk soalnya, penataan
kewenangan, kata kuncinya itu," ungkap dia.
Robert mewanti-wanti pemerintah, jika dalam penyusunan omnibus law ini tidak
dilakukan dengan partisipasi, bisa saja setelah UU cipta kerja disahkan terdapat uji
materi yang dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Robert menilai, terdapat tiga golongan yang berpotensi melakukan uji materi ini.
Antara lain, serikat buruh, aktivis lingkungan dan pemerintah daerah. "Mudah-
mudahan DPR membuka ruang ya untuk RDPU, rapat dengar pendapat, rapat kerja
dan sebagainya agar semua keresahan tersalurkan," kata dia.
Sebab itu, Robert meminta Pemerintah untuk tidak terburu-buru dalam proses
pembahasan. Apalagi menargetkan pembahasan selesai dalam waktu seratus hari.
Menurutnya, target seratus hari mungkin saja bisa tercapai dengan lobi-lobi ke
ketua umum partai.
Page 173 of 177.

