Page 27 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 27

melibatkan tujuh komisi terkait untuk membahas 11 kluster yang terdiri dari 15 bab
               dan 174 pasal," jelasnya.

               Sementara itu, draf dan surpres RUU Omnibus Law Perpajakan sudah diserahkan
               pemerintah ke DPR sebelumnya. Tidak diketahui persis kapan draf diserahkan.

               Namun, pada Selasa (11/2/2020), Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR mengonfirmasi
               draf dan surpres sudah ada di tangan mereka.

               Saat ini, Setjen DPR tengah mengkaji draf RUU Omnibus Law Perpajakan untuk
               kemudian dibawa dalam rapat pimpinan.

               "Iya sudah diterima Sekretariat Jenderal. Tapi belum dibahas di rapat pimpinan
               DPR," kata Sekjen DPR Indra Iskandar.

               DPR janji pembahasan transparan Terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja, DPR
               menjamin pembahasan akan melibatkan buruh. Wakil Ketua Komisi IX DPR Sri
               Rahayu memastikan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja tidak akan
               tertutup.

               Tidak menutup kemungkinan, kelompok buruh juga akan dilibatan dalam
               pembahasan bersama DPR dan pemerintah.

               "Menurut saya tidak menutup kemungkinan bapak-bapak dari serikat bisa
               memberikan masukan. Saya kira tidak akan tertutup untuk itu," kata Sri saat
               menerima perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di
               Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

               Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel menyampaikan hal senada. Gobel menjamin DPR
               akan memperjuangkan aspirasi para pekerja dalam pembahasan RUU Cipta Kerja.

               "Saya hadir ingin meyakinkan kawan-kawan serikat pekerja. Kami akan berjuang
               secara obyektif, manfaat buat bangsa ini, buat keluarga yang belum dapat
               pekerjaan, dan juga buat kawan-kawan di depan," tutur Gobel.

               Ia yakin akan ada solusi atas kritik-kritik yang selama ini telah dilayangkan publik
               terkait RUU Cipta Kerja. Gobel pun meminta masyarakat, dalam hal ini KSPSI,
               percaya kepada DPR.

               "Kita harus duduk nanti bagaimana memecahkan semua lersoalan. Karena itu,
               percayakan pada kami untuk berjuang. Pertemuan hari ini sudah bisa menerima,
               kami bisa terima masukan semuanya, bagaimana kami bisa diskusikan cari solusi
               yang saling menguntungkan buat bangsa ini," kata dia.

               Jokowi target 100 hari, apakah mungkin? Jauh sebelum draf diserahkan ke DPR,
               Presiden Joko Widodo sudah punya target yang cukup ambisius terkait penyelesaian
               kedua RUU omnibus law.



                                                       Page 26 of 177.
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32