Page 61 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 61

Title          ANTISIPASI PENYEBARAN VIRUS CORONA, TKA CINA TERUS DIPANTAU
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      13 Februari 2020
                              https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/20/02/13/q5mb0p415-an tisipasi-
               Page/URL
                              penyebaran-virus-corona-tka-cina-terus-dipantau
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               BANDUNG -- Gubernur Ridwan Kamil menggelar pertemuan dengan sejumlah
               pejabat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Rabu (12/2). Menurutnya, untuk
               mengantisipasi penyebaran virus korona baru (Covid-19), Pemprov Jabar bekerja
               sama dengan seluruh pihak terus memantau pekerja asing (TKA) yang berasal dari
               Cina.

               Jumlah TKA Cina di Jawa Barat saat ini mencapai lebih dari 3.000 orang dan semua
               termonitor keberadaannya. Ridwan Kamil mengatakan, tidak ingin karena adanya
               virus korona, kemudian TKA dari Cina seperti terkucilkan.

               Pemprov Jabar akan melakukan pemeriksaan terhadap mereka serta melakukan
               pemantauan secara baik dan normal. "Dinas-dinas tenaga kerja di daerah sudah
               dikomunikasikan untuk melakukan koordinasi pemantauan dengan prosedur yang
               sederhana. Kalau terlihat ada batuk, pilek, atau demam yang menjadi gejala, harus
               segera antisipasi untuk melaporkan," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil
               kepada wartawan, Rabu (12/2).

               Menurut Emil, pihaknya juga tengah menanti kabar baik dari sembilan warga Jabar
               yang saat ini tengah dievakuasi di Pulau Natuna. "Yang di Natuna kita masih
               menunggu kabar. Kalau kabar terakhirnya, juga negatif ya. Sehingga, setelah lewat
               14 hari, bisa kembali ke keluarga masing-masing di Jabar," katanya.

               Pemprov Jabar, kata dia, saat ini juga tengah menghitung dampak negatif dari
               penyebaran virus korona di seluruh dunia. Bukan hanya dari menurunnya
               wisatawan, melainkan juga perekonomian lain karena banyak barang impor dari
               Cina yang kemudian tidak masuk ke Indonesia.

               "Itu sedang dihitung apakah ada dan banyak dan sebagainya serta kemudian
               dampak wisatawan tidak terlalu signifikan karena yang populer di Jabar kebanyakan
               wisatawan Timur Tengah ketimbang yang dari Tiongkok," katanya.

               Sementara untuk investasi, kata Emil, ia optimistis tidak akan berdampak banyak.
               Namun, aktivitas investasi akan sedikit melambat dengan adanya kejadian luar biasa
               ini. "Hidup mah harus optimis, ini kan dinamika yang harus kita hadapi. Namanya





                                                       Page 60 of 177.
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66