Page 109 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 109

pasti akan mempengaruhi konsentrasi jadi saya harus menyeimbangkan itu. Ya
               sekarang lebih rajin olahraga-olahraga 30 menit.

               Tribun: Anda lama duduk sebagai anggota DPR. Pernah juga calon
               gubernur. Berat mana, kerja jadi menteri, DPR, atau saat menjadi calon
               wakil gubernur? Kalau cawagub itu kan pekerjaannya mencari suara. Tantangan
               yang berbeda, jadi cawagub dengan DPR. Jadi menteri tantangannya berbeda. Ya di
               DPR itu kerja kolektif. Tanggungjawab renteng. Kalau sebagai menteri
               tanggungjawabnya lebih individu.

               Tribun: Belakangan mulai muncul desas-desus mengenai perombakan
               kabinet atau reshuffle, bagaimana tanggapan Anda? Menurut saya, diangkat
               atau diberhentikan adalah risiko. Diangkat jadi menteri ya risiko, nanti diberhentikan
               resiko. Politik ya seperti itu. Tidak menjadi beban. Saya sudah tahu ini jabatan yang
               punya hak prerogatif presiden. Hari ini saya diberi mandat, belum tentu besok.

               Kalau di politik memang seperti itu, calon jadi calon wakil gubernur, tidak jadi, ya
               sudah he-he. Memang saya beruntung terus, saya menjadi DPR empat kali. Ikut
               kontestasi tidak pernah gagal. Mungkin sama Tuhan diuji, kamu kalau sukses terus
               tidak merasakan gagal.

               Tribun: Dalam mengelola kementerian atau lembaga, banyak menteri
               atau pejabat yang ditangkap KPK karena korupsi. Apa pesan orang tua
               ketika Anda menjabat sebagai menteri? Ibu saya berpesan, 'hati-hati.' Itu
               maknanya dalem ya. 'Hati-hati', tidak gampang jadi menteri. Namun ibu lebih
               banyak mendoakan, tidak menasihati macam-macam. Lebih positifnya, bukan
               kekhawatirannya. Ibu saya lebih banyak mendoakan, semoga selamet, sing hati-
               hati. Dalem sih menurut saya.

               Tribun: Presiden Jokowi selalu mengingatkan untuk tidak korupsi,
               bagaimana implementasi Anda ke jajaran Kementerian Ketenagakerjaan?
               Kami sudah undang Komisi Pemberantasan Korupsi untuk komitmen bersama
               mencegah sedari dini agar tidak menyalahgunakan kewenangan. Satu bulan yang
               lalu memberikan pencerahan kepada teman-teman.

               (Tribun Network/Dennis Destryawan).






















                                                      Page 108 of 192.
   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114