Page 106 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 106

TKA asal China yang ditolak? Seberapa banyak? Memang kita tidak
               memberikan perpanjangan visa karena berkaitan dengan kebijakan Imigrasi
               Kementerian Hukum dan HAM yang belum memperbolehkan TKA dari China untuk
               masuk ke Indonesia.

               Nanti akan ada lagi karena WHO itu modelnya selektif, tapi harus ada prosedur dan
               protokol kesehatan tertentu. Misal, saya bukan dari Wuhan, tapi China lainnya boleh
               masuk dengan syarat mengikuti protokol tertentu dia harus melakukan 14 hari
               untuk observasi misalnya. Kita mengikuti prosedur WHO.

               Tribun: Mengenai Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.
               Presiden Jokowi menargetkan 100 hari RUU Omnibus Law Cipta Kerja
               harus selesai, tapi sebelum itu diketuk di DPR dibahas secara serius dan
               banyak kritikan RUU itu tidak pro-pekerja. Apa tanggapan anda? Ya, kami
               menghargai aspirasi dari teman-teman serikat pekerja dan serikat buruh. Dan kami
               sebenarnya memfasilitasi dialog sosial melalui tim yang dibentuk oleh Pak Menko.
               Tim ini tim triparkit, teman-teman serikat pekerja-serikat buruh, kemudian teman-
               teman mewakili pengusaha itu Apindo dan Kadin, kemudian kami mewakili dari
               pemerintah.

               Tim ini tidak hanya melakukan komunikasi publik, teman-teman juga mengaji
               substansi dari RUU ini. Dan tidak hanya substansi RUU tapi kami berharap teman-
               teman memberi masukan dari aturan pelaksana Undang-undang ini. Nanti akan ada
               peraturan pemerintah.

               Berharap sekali teman-teman memanfaatkan momentum ini untuk bisa
               menyampaikan aspirasi itu untuk kemudian dicantumkan dalam substansi Undang-
               Undang. Ini kan baru RUU, baru Rancangan Undang-Undang, belum menjadi
               Undang-Undang.

               Prosesnya panjang dan threatmen terhadap RUU ini kan sama dengan threatmen
               RUU yang lain. Jadi ada tahapan-tahapan yang dilalui. Dan itu pemerintah, kalau
               Pak Jokowi berharap 100 hari selesai, itu kan harapan. Selanjutnya beliau
               menyampaikan berkali-kali menyerahkan sepenunya kepada DPR bagaimana
               mekanismenya.

               Jadi ruang untuk mendiskusikan aspirasi itu sangat terbuka. Kami bisa mengusulkan
               melalui kami untuk kami bawa ke DPR atau teman-teman bisa juga langsung
               mengomunikasikan aspirasinya ke teman-teman DPR. Memang Undang-Undang
               Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan itu
               kan mensyaratkan pentingnya pelibatan publik untuk pembahasan lebih jauh.

               Jadi ini belum menjadi Undang-Undang, jadi masih tahapannya masih banyak dan
               pemerintah mengikuti tahapan itu.

               Tribun: Apa saja yang menjadi krusial? Soal Upah Minimum Provinsi
               karena menghilangkan upah minimum kota (UMK) lalu disamakan level



                                                      Page 105 of 192.
   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111