Page 176 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 176

Title          MENAKER IDA FAUZIYAH BANTAH RUU OMNIBUS LAW CIPTA KERJA PERKECIL UPAH
                              BURUH
               Media Name     tribunnews.com
               Pub. Date      06 Maret 2020
               Page/URL       https://www.tribunnews.com/nasional/2020/03/06/menaker-ida-fauziyah-ba ntah-ruu-
                              omnibus-law-cipta-kerja-perkecil-upah-buruh
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive



































               Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik  , JAKARTA-  Menteri
               Ketenagakerjaan  Ida Fauziyah  menyatakan, tidak benar bila RUU Omnibus Law
               Cipta Kerja dirancang pemerintah untuk menurunkan besaran upah buruh.


                Pada prinsipnya, ada dua syarat penting berkaitan dengan pemberian upah. Salah
               satunya yakni adanya kesepakatan antara pihak pengusaha dan pekerja.


                "Berkaitan dengan upah buruh yang semakin kecil, saya kira tidak lah benar. Ada
               dua syarat penting yang harus ada dalam pemberian upah, yang pertama
               berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja," jelasnya saat
               diwawancarai secara ekslusif oleh Tribun Network di kantornya, Jakarta, Rabu
               (4/3/2020).

                Selain itu, pemberian upah tidak boleh di bawah standar yang telah ditetapkan.
               Jumlah upah yang diberikan pengusaha kepada pekerja bergantung pada  "Dan
               tidak boleh di bawah upah minimum, diatur dengan formula. Ia memastikan konsep
               upah minimum dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja hanya berlaku bagi pekerja
               atau buruh yang masa kerjanya di bawah satu tahun atau new comer.

                Menurutnya, pemerintah melalui Kemnaker akan terus mensosialisasikan gagasan
               terkait upah minimum ini.




                                                      Page 175 of 192.
   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181