Page 22 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 22
Title POLEMIK OMNIBUS LAW, INI KOMENTAR PAKAR DAN SERIKAT PEKERJA
Media Name sindonews.com
Pub. Date 08 Maret 2020
https://nasional.sindonews.com/read/1549306/15/polemik-omnibus-law-ini -komentar-
Page/URL
pakar-dan-serikat-pekerja-1583625751
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pakar Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia Makassar,
Fahri Bachmid, menilai keberadaan Omnibus Law Cipta Kerja dapat menjawab
permasalahan ketenagakerjaan yang dihadapi Indonesia. Untuk itu, ia mendukung
pemerintah segera menerbitkan aturan tersebut.
"Urgensi dari Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja adalah adanya dinamika
perubahan global, perlu respons yang cepat dan tepat, dan tanpa reformulasi
kebijakan, maka pertumbuhan ekonomi akan melambat," ujar Bachmid kepada
wartawan, Minggu (8/3/2020).
Melihat potensi perkembangan ekonomi global pada saat ini, adanya Omnibus Law
Cipta Kerja dinilai Bachmid dapat menciptakan terjadinya pertumbuhan struktur
ekonomi yang mampu menggerakkan semua sektor.
Menurutnya pula, keluarnya aturan tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi
melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, dan peningkatan
produktivitas.
"Dan, jika Omnibus Law tidak dilakukan, maka lapangan pekerjaan akan pindah ke
negara lain yang lebih kompetitif. Hal ini merupakan urgensi dari Omnibus Law,"
ujar Bachmid.
Sementara itu, Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat
Pekerja Indonesia (KSPI) Kahar S. Cahyono menyoroti kepastian pekerjaan yang
akan didapatkan setelah terbitnya aturan. Ia mengharapkan agar aturan tersebut
dapat mengakomodir kepentingan tenaga kerja.
"Yang sangat dibutuhkan pekerja Indonesia saat ini bukan "pemanis" tetapi
kepastian pekerjaan, kepastian pendapatan, dan jaminan sosial yang layak,"
ujarnya.
Page 21 of 192.

