Page 24 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 24

Title          PEMERINTAH USUT TKI PENYUMBANG DANA KE JAD
               Media Name     mediaindonesia.com
               Pub. Date      08 Maret 2020
                              https://mediaindonesia.com/read/detail/295084-pemerintah-usut-tki-peny umbang-dana-
               Page/URL
                              ke-jad
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               PEMERINTAH tengah mengusut tenaga kerja Indonesia (TKI) di Singapura yang
               menyumbang dana ke Jamaah Ansharut Daulah (JAD) basis Indonesia. Tiga TKI
               dihukum penjara oleh pemerintah Singapura lantaran terlibat mendanai terorisme.

               "Saya kira informasi ini sedang diproses. Sedang dicerna baik-baik. Supaya kita tidak
               salah dalam mengambil keputusan," kata tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden,
               Donny Gahral Adian, di Jakarta, kemarin.

               Donny memastikan pemerintah tidak tinggal diam. Ketiganya terancam pidana di
               Indonesia. "Kita kan punya interpol. Kita berkoordinasi dengan kepolisian Singapura
               untuk kemudian bisa ekstradisi dan kemudian mengadilinya di Indonesia," tegasnya.

               Anindia Afiyantari (AA) divonis penjara dua tahun di Singapura, Kamis (5/3). Dia
               terbukti menyumbang S$130 atau setara Rp1,3 juta kepada kelompok JAD yang
               berafiliasi ke Islamic State (IS) di Indonesia dan Singapura.

               Perempuan 32 tahun itu menjadi pekerja migran Indonesia ketiga yang dijatuhi
               hukuman oleh ototitas Singapura dalam kasus itu. Sebelumnya, Retno Hernayani
               (RH) dipenjara 1,5 tahun dan Turmini (TM) dipenjara 3 tahun 9 bulan.

               Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari Harjana, dalam siaran pers,
               Sabtu, menyebutkan tiga WNI berinisial AA, RH, dan TM tengah menjalani hukuman
               di Singapura atas pelanggaran terrorism (suppression of financing) act. Ketiganya
               diputus dalam sidang terpisah.

               RH dan TM diputus bersalah oleh Pengadilan Singapura pada 12 Februari 2020.
               Keduanya menyatakan menerima putusan itu. Sementara itu, AA masih memiliki
               waktu 14 hari untuk menerima atau mengajukan banding. "Dalam pemeriksaan
               persidangan, ketiga WNI tersebut mengaku bersalah (plead guilty) atas dakwaan
               pengiriman dana untuk mendukung kegiatan organisasi terlarang yang diduga
               terkait terorisme," jelas Ratna.

               RH telah mengirimkan uang S$140, sedangkan TM mengirimkan S$1.216,73 ke
               lembaga amal di Indonesia yang diduga mendukung kelompok terorisme. (Ant/P-3).








                                                       Page 23 of 192.
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29