Page 353 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2021
P. 353
Judul Kemenaker Sebut Usulan Kenaikan Upah Minimum Sebesar 7-10
Persen Sulit Dipenuhi
Nama Media kompas.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://money.kompas.com/read/2021/11/10/130545226/kemenaker-
sebut-usulan-kenaikan-upah-minimum-sebesar-7-10-persen-sulit
Jurnalis Ade Miranti Karunia
Tanggal 2021-11-10 13:05:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Hampir pasti berat ya
(dipenuhi usulan kenaikan upah minimum 2022)
positive - Indah Anggoro Putri (Menteri Ketenagakerjaan) Insha Allah dalam waktu dekat ini akan
ada konferensi pers dari Ibu Menaker. (Upah minimum provinsi) tanggal 21 November ditetapkan
gubernur
neutral - Adi Mahfud (Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional (Depenas)) Kami pun punya
data yang sama. Hampir semua pengusaha, serikat pekerja atau buruh, asosiasi serikat pekerja
melakukan survei, tapi nanti jadi rusak ukurannya
neutral - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Hasil survei KHL KSPI menunjukkan bahwa
besaran kenaikan upah minimum tahun 2022 yang paling layak adalah sebesar 7 persen sampai
dengan 10 persen
Ringkasan
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemenaker) Indah Anggoro Putri mengatakan, tuntutan kenaikan upah
minimum 2022 sebesar 7-10 persen sulit dipenuhi. Seperti diketahui, tuntutan kenaikan upah
minimum 2022 sebesar 7-10 persen berasal dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
"Hampir pasti berat ya (dipenuhi usulan kenaikan upah minimum 2022)," ujarnya kepada
Kompas.com, Rabu (10/11/2021).
352

