Page 387 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2021
P. 387
Menurut Direktur Badan Pengembangan Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan,
Tsai Meng-liang, persiapan Indonesia untuk upaya pencegahan pandemi Covid-19 telah selesai.
"Dan Tsai berjanji secara ketat mengawasi pelaksanaan pekerjaan pencegahan oleh Perusahaan
Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI)," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah
dalam keterangan tertulis, Rabu, 10 November 2021.
Otoritas Taiwan juga menyusun rencana program khusus penempatan pekerja migran dan telah
diajukan kepada National Health Command Center (NHCC). Dalam pelaksanaannya, program itu
butuh kolaborasi dan kerja sama intens kedua pihak, Indonesia dan Taiwan.
"Indonesia menjadi partner pertama yang diajak mendiskusikan hal-hal yang perlu dipersiapkan
dalam rencana penempatan kembali pekerja migran ke Taiwan," kata Ida.
Lebih jauh Ida menjelaskan Indonesia telah menyelesaikan persiapan pencegahan pandemi.
Untuk tahap pertama, Taiwan akan menerima penempatan 1.700 orang PMI, masing-masing
850 orang sektor formal dan sektor domestik.
"Pihak Taiwan menyarankan pihak Indonesia dan pengaturan pekerja migran mulai masuk ke
Taiwan dari 11 hingga 23 November 2021 nanti," ucap Ida.
Kebijakan khusus Taiwan ini, menurut Ida, didasari mengingat kurangnya tenaga kerja di industri
di Taiwan. Agar bisa terus mendorong perekonomian di negaranya dan mencukupi kebutuhan
tenaga kerja, Taiwan mengajukan proposal rencana penempatan ke Pusat Komando Epidemi
Sentral (CECC) untuk memperoleh persetujuan penempatan PMI.
Ida menyebutkan, Indonesia merupakan negara pertama yang memperoleh penempatan pekerja
migran di Taiwan. Hal ini dengan mempertimbangkan persyaratan karantina sebelum dan
sesudah masuk negara Taiwan.
386

