Page 383 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2021
P. 383
Ida menyampaikan bahwa Direktur Badan Pengembangan Tenaga Kerja Kemnaker Taiwan, Tsai
Meng-liang telah berjanji akan secara ketat mengawasi pelaksanaan pekerjaan pencegahan oleh
Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
Otoritas Taiwan juga telah menyusun rencana program khusus penempatan pekerja migran dan
telah diajukan kepada National Health Command Center (NHCC). Implementasi rencana program
tersebut memerlukan kolaborasi dan kerja sama intens kedua pihak, Indonesia dan Taiwan.
"Indonesia menjadi partner pertama yang diajak mendiskusikan hal-hal yang perlu dipersiapkan
dalam rencana penempatan kembali pekerja migran ke Taiwan," kata Ida dalam keterangan
tertulis dikutip detikcom, Rabu (10/11/2021).
Untuk tahap pertama, pihak Taiwan akan menerima penempatan 1.700 orang TKI. Masing-
masing 850 orang sektor formal dan sektor domestik.
"Pihak Taiwan menyarankan pihak Indonesia dan pengaturan pekerja migran mulai masuk ke
Taiwan dari 11 hingga 23 November 2021 nanti," ujarnya.
Kebijakan khusus pihak Taiwan ini didasari mengingat kurangnya tenaga kerja di industri di
Taiwan. Demi perkembangan ekonomi dan mencukupi kebutuhan tenaga kerja di negaranya,
Taiwan mengajukan proposal rencana penempatan ke Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC)
untuk memperoleh persetujuan penempatan TKI.
"Alhamdulillah, Indonesia merupakan negara pertama yang memperoleh penempatan di Taiwan
dengan mempertimbangkan persyaratan karantina sebelum dan sesudah masuk negara Taiwan,"
tutur Ida.
Otoritas Taiwan disebut sangat mengapresiasi keberhasilan pemerintah Indonesia untuk
menekan angka kasus COVID-19. "Dengan kembali dibukanya penempatan PMI ini, maka
mewakili pemerintah Indonesia, kami menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Taiwan atas
kerja sama yang terjalin baik selama ini," tandasnya.
382

