Page 385 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2021
P. 385

INDONESIA KIRIM LAGI PEKERJA MIGRAN KE TAIWAN, JUMLAHNYA 1.700 ORANG

              Jakarta Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengungkapkan Pemerintah Taiwan membuka
              kembali  penempatan  Pekerja  Migran  Indonesia  (PMI)  pada  11  November  2021.  Setelah
              mengalami penangguhan sejak 4 Desember 2020 menyusul merebaknya pandemi COVID-19.

              Menaker menerangkan, Direktur Badan Pengembangan Tenaga Kerja Kemnaker Taiwan, Tsai
              Meng-liang, menyatakan persiapan Indonesia untuk upaya pencegahan pandemi COVID-19 telah
              selesai  dan  Tsai  berjanji  secara  ketat  mengawasi  pelaksanaan  pekerjaan  pencegahan  oleh
              Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

              Seiring dengan hal itu, Otoritas Taiwan telah menyusun rencana program khusus penempatan
              pekerja  migran  dan  telah  diajukan  kepada  National  Health  Command  Center  (NHCC).
              Implementasi rencana program tersebut memerlukan kolaborasi dan kerja sama intens kedua
              pihak, Indonesia dan Taiwan.

              "Indonesia menjadi partner pertama yang diajak mendiskusikan hal-hal yang perlu dipersiapkan
              dalam  rencana  penempatan  kembali  pekerja  migran  ke  Taiwan,"  kata  Ida  Fauziyah  dalam
              keterangannya di Jakarta, Rabu (10/11/2021).

              Menurutnya, apabila pihak Indonesia telah menyelesaikan persiapan pencegahan pandemi, maka
              pihak  Taiwan  untuk  tahap  pertama  akan  menerima  penempatan  1.700  orang  PMI,  masing-
              masing 850 orang sektor formal dan sektor domestik.

              "Pihak Taiwan menyarankan pihak Indonesia dan pengaturan pekerja migran mulai masuk ke
              Taiwan dari 11 hingga 23 November 2021 nanti," ujarnya.

              Menaker menegaskan, kebijakan khusus pihak Taiwan ini didasari mengingat kurangnya tenaga
              kerja di industri di Taiwan, maka demi perkembangan ekonomi di negaranya dan mencukupi
              kebutuhan  tenaga  kerja,  pihak  Taiwan  mengajukan  proposal  rencana  penempatan  ke  Pusat
              Komando Epidemi Sentral (CECC) untuk memperoleh persetujuan penempatan PMI.

              "Alhamdulillah, Indonesia merupakan negara pertama yang memperoleh penempatan di Taiwan
              dengan mempertimbangkan persyaratan karantina sebelum dan sesudah masuk negara Taiwan,"
              katanya.

              Disamping itu, Otoritas Taiwan juga sangat mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Indonesia
              untuk menekan angka kasus COVID-19 "Dengan kembali dibukanya penempatan PMI ini, maka
              mewakili Pemerintah Indonesia, kami menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Taiwan atas
              kerja sama yang terjalin baik selama ini," pungkasnya.























                                                           384
   380   381   382   383   384   385   386   387   388   389   390