Page 236 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 236

KEMNAKER GELAR WORKSHOP REGIONAL ASEAN, BAHAS PENGATURAN TKA

              Kementerian  Ketenagakerjaan  menyelenggarakan  Workshop  Regional  ASEAN  secara  virtual,
              Senin (15/11). Agenda tersebut membahas kebijakan pertukaran informasi, mekanisme, dan
              peraturan pengaturan tenaga kerja asing di antara negara-negara anggota ASEAN.

              Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan
              PKK) Kemnaker Suhartono menjelaskan salah satu tujuan dari workshop ini yaitu untuk berbagi
              informasi dan praktik terbaik di antara pejabat perizinan mengenai penggunaan Tenaga Kerja
              Asing (TKA). Selain itu, kegiatan ini menjadi tempat mempromosikan prosedur izin kerja di antara
              negara-negara anggota ASEAN, serta berbagi informasi dan data tentang TKA yang ada untuk
              menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang situasi terkini.

              "Kemudian terkait perundang-undangan, mekanisme, dan tantangan di masing-masing negara
              anggota ASEAN, memperkuat kerja sama antara negara anggota ASEAN demi meningkatkan
              kapasitas  praktisi  pelayanan  izin  kerja,  mempromosikan  kemungkinan  untuk  membentuk
              jaringan  komunikasi  dan  forum  diskusi  serta  pemutakhiran  perkembangan  mekanisme  dan
              peraturan  pengaturan  TKA  di  Negara-negara  anggota  ASEAN,"  jelas  Suhartono  dalam
              keterangan tertulis, Selasa (16/11/2021).

              Ia  mengulas  pelaksanaan  workshop  dibagi  menjadi  lima  sesi  yang  dihadiri  oleh  panelis  dari
              tenaga ahli regional proyek ASEAN, pejabat ILO, Ahli Analis Utama Ditjen Imigrasi, dan pihak
              Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

              "Serta ada sesi interaktif bagi semua perwakilan Negara-negara Anggota ASEAN yang berbagi
              informasi baru, praktik, dan inisiatif terbaik mereka," lanjut Suhartono.

              Ia menyatakan, pandemi COVID-19 yang melanda negara anggota ASEAN memberikan dampak
              besar  bagi  dunia  ketenagakerjaan.  Oleh  sebab  itu,  kata  Suhartono,  semua  pihak  harus
              berkolaborasi guna menanggulangi hal tersebut.
              "Saya percaya bahwa kita tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi masalah ini. Pada masa
              krisis saat inilah kerja sama ASEAN bidang ketenagakerjaan harus semakin erat dan kompak,
              dengan  solidaritas  ASEAN  inilah  kita  bisa  bersama-sama  segera  keluar  dari  krisis,  tanpa
              meninggalkan satu negara pun," tuturnya.
              Menurutnya, dalam konteks upaya keluar dari krisis tersebut, pihaknya menyambut baik semua
              kemungkinan  penjajakan,  baik  koordinasi  maupun  kerja  sama  melalui  fasilitasi  Sekretariat
              ASEAN.
























                                                           235
   231   232   233   234   235   236   237   238   239   240   241