Page 276 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 276
Judul Menaker Ida: Upah Minimum di Indonesia Terlalu Tinggi
Nama Media merdeka.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.merdeka.com/uang/menaker-ida-upah-minimum-di-
indonesia-terlalu-tinggi.html
Jurnalis Anggun P. Situmorang
Tanggal 2021-11-16 19:22:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziah (Menteri Ketenagakerjaan) Terdapat suatu metode yang secara
internasional di gunakan untuk mengukur tinggi rendahnya suatu upah minimum di suatu
wilayah, yaitu dengan membandingkan besaran upah minimum yang berlaku dengan median
upahnya (kaitz indeks)
negative - Ida Fauziah (Menteri Ketenagakerjaan) Kondisi upah minimum yang terlalu tinggi
tersebut menyebabkan sebagian besar pengusaha tidak mampu menjangkaunya dan akan
berdampak negatif terhadap implementasinya di lapangan
neutral - Ida Fauziah (Menteri Ketenagakerjaan) Hal ini juga yang kemudian membuat teman-
teman serikat pekerja atau serikat buruh lebih cenderung menuntut kenaikan upah minimum
dibandingkan membicarakan upah berbasis kinerja atau produktivitas
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, kondisi upah minimum di Indonesia terlalu
tinggi sehingga sulit dijangkau oleh pengusaha. Hal ini diukur dengan suatu metode yang disebut
Kaitz Indeks.
MENAKER IDA: UPAH MINIMUM DI INDONESIA TERLALU TINGGI
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, kondisi upah minimum di Indonesia terlalu
tinggi sehingga sulit dijangkau oleh pengusaha. Hal ini diukur dengan suatu metode yang disebut
Kaitz Indeks.
"Terdapat suatu metode yang secara internasional di gunakan untuk mengukur tinggi rendahnya
suatu upah minimum di suatu wilayah, yaitu dengan membandingkan besaran upah minimum
yang berlaku dengan median upahnya (kaitz indeks)," katanya, Jakarta, Selasa (16/11).
275

