Page 279 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 279

Tidak  hanya  itu,  tegas  Ida,  kenaikan  upah  minimum  provinsi  (UMP)  dan  upah  minimum
              kabupaten/kota (UMK) yang tidak proporsional dapat menyebabkan tutupnya perusahaan di saat
              situasi  pandemi  saat  ini,  selain  itu  mempersempit  ruang  dialog  kesepakatan  upah  serta
              penerapan struktur dan skala upah di perusahaan.

              Ida menjelaskan bahwa penetapan upah minimum berdasarkan formula di Peraturan Pemerintah
              Nomor  36  Tahun  2021  dimaksudkan  untuk  mengurangi  kesenjangan  upah  antarwilayah  dan
              mewujudkan keadilan upah.

              Untuk itu, dalam aturan baru penetapan upah minimum 2022 hanya akan dilakukan untuk UMP
              dan  UMK,  sementara  upah  minimum  sektoral  (UMS)  tidak  akan  dilakukan  penetapan.
              Pengecualian dilakukan untuk UMS yang ditetapkan sebelum 2 November 2020 yang berlaku
              hingga masanya telah berakhir atau saat UMP/UMK di wilayah tersebut telah melebihi UMS.

              Dia mengingatkan pemerintah daerah yang tidak mengikuti ketentuan penetapan upah minimum
              yang baru dapat mendapatkan sanksi administrasi.


























































                                                           278
   274   275   276   277   278   279   280   281   282   283   284