Page 283 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 283
Judul Menteri Ketenagakerjaan Sebut Dampak Negatif jika Upah Minimum
Terlalu Tinggi, Ini Penjelasannya
Nama Media tribunnews.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.tribunnews.com/nasional/2021/11/16/menteri-
ketenagakerjaan-sebut-dampak-negatif-jika-upah-minimum-terlalu-
tinggi-ini-penjelasannya
Jurnalis Yunita Rahmayanti
Tanggal 2021-11-16 19:20:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan RI menyelenggarakan Konferensi Pers secara virtual pada Selasa
(16/11/2021). Konferensi Pers tersebut membahas tentang penjelasan Upah Minimum 2022
yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Ketenagakerjaan RI. Menteri
Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, menyebutkan Upah Minimum bertujuan untuk memberikan
perlindungan kepada pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari 1 tahun agar tidak
dibayar terlalu rendah.
MENTERI KETENAGAKERJAAN SEBUT DAMPAK NEGATIF JIKA UPAH MINIMUM
TERLALU TINGGI, INI PENJELASANNYA
Kementerian Ketenagakerjaan RI menyelenggarakan Konferensi Pers secara virtual pada Selasa
(16/11/2021). Konferensi Pers tersebut membahas tentang penjelasan Upah Minimum 2022
yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, menyebutkan Upah Minimum bertujuan untuk
memberikan perlindungan kepada pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari 1 tahun
agar tidak dibayar terlalu rendah.
"UM ini ditujukan sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan mendorong ekonomi RI yang
adil," kata Ida Fauziyah.
Saat ini, besaran upah minimum di Indonesia melebihi median (rata-rata) upah dengan catch
indeks lebih besar dari 1. Penetapan Upah Minimum berdasarkan Keputusan Gubernur
Penetapan besaran Upah Minimum berdasarkan keputusan Gubernur tiap daerah dengan
mengacu pada batas atas dan bawah Upah Minimum dari Kemnaker.
"Gubernur tiap daerah diberi waktu paling lambat 20 November 2021 untuk menetapkan Upah
Minimum Provinsi 2022."
282

