Page 284 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 284

"Dalam  hal  Gubernur  menetapkan  Upah  Minimum  Kabupaten  (UMK)  harus  dilakukan  paling
              lambat 30 November 2021."
              "Formula UM berdasarkan PP Nomor 36 tahun 2021 adalah untuk mengurangi kesenjangan Upah
              Minimum antar wilayah," kata Ida.

              Ida menjelaskan, penetapan UMP oleh Gubernur dimaksudkan agar dapat meraih keadilan antar
              wilayah yang dicapai melalui pendekatan Rata-Rata Konsumsi Rumah Tangga di masing-masing
              wilayah.

              Berdasarkan  PP  No.  36 Tahun  2021,  Upah  Minimum  hanya  berdasarkan  wilayah  yaitu  Upah
              Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

              Ketentuan UM dan Dampaknya jika Ditetapkan Terlalu Tinggi

              Besaran UM ditujukan untuk pekerja atau buruh yang bekerja kurang dari satu tahun.

              Sedangkan, pekerja yang bekerja lebih dari satu tahun seharusnya menggunakan upah aktual
              atau upah efektif berdasarkan struktur atau skala upah di masing-masing perusahaan.

              Jika struktur atau skala upah telah diterapkan, maka akan terwujud distribusi Upah Minimum
              yang adil dengan berbasis kinerja individu dan produktivitas tiap pekerja.

              Menurut undang-undang Ciptakerja, saat ini tidak ada penangguhan upah.

              Seluruh perusahaan wajib membayar upah minimal berdasarkan Upah Minimum 2022 atau Upah
              Minimum Sektor (UMS) yang masih berlaku.

              Jika perusahaan membayar di bawah UM maka akan dikenakan sanksi pidana. Namun, hal ini
              dikecualikan untuk Usaha Mikro dan Kecil.

              Upah pada Usaha Mikro dan Kecil disepakati antara pekerja dengan pengusaha berdasarkan
              penetapan  upah  terendah  50  persen  dari  rata-rata  konsumsi  atau  25  persen  di  atas  garis
              kemiskinan.

              Jika UM ditetapkan lebih tinggi dari ketentuan, maka akan berdampak negatif. Upah Minimum
              yang tinggi menyebabkan sebagian besar pengusaha tidak dapat menjangkaunya.

              Jika Upah Minimum ditetapkan terlalu tinggi maka dapat menurunkan kepercayaan investor di
              Indonesia. Para pekerja dapat terancam terkena PHK, sulit mencari pekerjaan, dan terhambatnya
              perluasan kesempatan kerja baru.

              Hal itu juga menyebabkan kemungkinan yang tinggi untuk penggantian tenaga pekerja yang
              beralih ke tenaga mesin.
              Dampak lainnya, pekerja yang berada di perusahaan yang kurang mampu membayar pekerja
              jika UM terlalu tinggi dapat direlokasi dari wilayah tersebut ke wilayah dengan UM rendah.

              Ancaman ekonomi lainnya adalah UM yang terlalu tinggi dapat mendorong tutupnya perusahaan,
              terutama pada masa pandemi Covid-19.

              "Potensi lainnya yaitu untuk mempersempit ruang dialog kesepakatan upah serta penerapan
              struktur dan skala upah diatas upah minimum" ucap Ida.

              Kanal Informasi Data dan Pengupahan Terbaru




                                                           283
   279   280   281   282   283   284   285   286   287   288   289