Page 319 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 319

ADA 2 JUTA BURUH SIAP MOGOK KERJA SELAMA TIGA HARI MULAI 6,7,8
              DESEMBER 2021
              Tolak kebijakan upah minimum tahun 2022, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan
              berbagai federasi buruh siap mogok kerja siap mogok selama tiga hari di awal Desember 2021.
              Ini merupakan bentuk protes atas penetapan rata-rata upah minimum yang naik 1,09% tahun
              depan, dan berlaku batas atas-batas bawah.

              Presiden KSPI Said Iqbal menjelaskan mogok nasional akan diikuti oleh 2 juta buruh di ratusan
              ribu pabrik di 30 lebih provinsi dan ratusan kabupaten kota.

              Adapun buruh yang bakal mogok antara lain: KSPI, Gekanas (Gerakan Kesejahteraan Nasional),
              KSPSI Andi Gani, 60 federasi tingkat nasional.

              "Kami memutuskan mogok nasional, stop produksi yang rencananya akan diikuti oleh 2 juta
              buruh lebih dari ratusan ribu pabrik akan berhenti atau stop produksi. Ini adalah legal dan ini
              adalah  konstitusional,"  kata  Said  Iqbal  dalam  konferensi  pers  virtual,  Selasa  (16/11)  Mogok
              nasional  akan  digelar  selama  tiga  hari,  mulai  tanggal  6,7,  8  Desember.  Namun,  Said
              menegaskan, tanggal tersebut bisa berubah, belum ada keputusan resmi dari semua gabungan
              serikat buruh.

              Namun, aksi mogok nasional akan didahului mulai besok dengan dilakukan aksi unjuk rasa di
              daerah. Buruh di daerah akan demo ke kantor gubernur, kantor bupati/walikota, kantor DPRD
              kabupaten/kota maupun DPRD provinsi.

              Kedua, 60 federasi serikat pekerja tingkat nasional dan 6 konfederasi dan aliansi konfederasi
              akan melakukan aksi unjuk rasa di Istana Negara, di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, dan
              gedung DPR RI.

              "Yang ketiga dari informasi yang kami terima, seluruh daerah meminta agar diizinkan mogok
              daerah/modar.  Jadi  mereka  akan  menghentikan  produksi,  melumpuhkan  proses  produksi  di
              daerahnya  masing-masing  secara  bergelombang,  misal  di  Cianjur, di  Sukabumi,  di  Bogor,  di
              Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, terus bergelombang, mereka mengistilahkan mogok daerah
              atau modar," lanjut Said.

              Adapun, puncaknya akan digelar mogok nasional para buruh yang kemungkinan digelar pada 6-
              8 Desember.

              Kata  Said,  mogok  nasional  dilakukan  karena  buruh  kehilangan  akal  sehat  atas  kebijakan
              pengupahan pemerintah.

              "Karena kami sudah kehilangan akal sehat terhadap kebijakan Menteri Ketenagakerjaan dan para
              menteri  yang  telah  melakukan  permufakatan  jahat.  Untuk  jangka  panjang  bukan  naik  upah
              minimum, turun karena ada istilah batas atas (batas bawah)," sebutnya.

              Said menyebut, aksi ini dilakukan akan dikoordinasikan dengan Satgas COVID-19 dan aparat
              keamanan setempat.

              Semua prosedur protokol kesehatan akan dipenuhi dan mematuhi prosedur terkait aksi unjuk
              rasa yang diatur di Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Mengemukakan Pendapat di
              Muka Umum, serta Undang-undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang serikat pekerja/serikat buruh
              yang boleh mengorganisir pemogokan.




                                                           318
   314   315   316   317   318   319   320   321   322   323   324