Page 386 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 386
Judul UMP Sumsel Tahun 2022 Tetap Rp 3,14 juta
Nama Media rctiplus.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.rctiplus.com/news/detail/nasional/1716516/ump-sumsel-
tahun-2022-tetap-rp-314-juta
Jurnalis Nasional
Tanggal 2021-11-16 18:27:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan besaran upah
minimum provinsi (UMP) untuk 2022 direkomendasikan tetap Rp 3,14 juta. Artinya tidak ada
perubahan dibandingkan tahun ini. Kepala Disnakertrans Sumsel Koimudin mengatakan, hal
tersebut karena dalam penyusunan besaran nilai UMP tahun ini berdasar pada Undang-Undang
Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun
2021 sebagai turunannya.
UMP SUMSEL TAHUN 2022 TETAP RP 3,14 JUTA
JawaPos.com Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan
besaran upah minimum provinsi (UMP) untuk 2022 direkomendasikan tetap Rp 3,14 juta. Artinya
tidak ada perubahan dibandingkan tahun ini.
Kepala Disnakertrans Sumsel Koimudin mengatakan, hal tersebut karena dalam penyusunan
besaran nilai UMP tahun ini berdasar pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta
Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 sebagai turunannya.
Dalam pasal 191 a, mengamanatkan upah minimum saat ini dijadikan sebagai dasar untuk
penyesuaian (adjusting) nilai upah minimum pada tahun-tahun berikutnya. Belum final hasil
penyesuaian UMP bersama tersebut akan diusulkan ke gubernur sebagai bahan pertimbangan.
Keputusan masih menunggu penetapan gubernur paling lambat 21 November, tutur Koimudin.
Menurut dia, setelah adanya UU Cipta kerja, upah minimum tidak lagi memakai kebutuhan hidup
layak (KHL) seperti sebelumnya. Melainkan menyesuaikan pada kondisi perekonomian dan
ketenagakerjaan.
Terutama terkait daya beli, median upah, dan tingkat penyerapan tenaga kerja, papar Koimudin.
385

