Page 391 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 391

"Data statistik upah minimum secara umum saja, UMP terendah kayaknya akan terjadi di Jawa
              Tengah yaitu senilai Rp 1.813.011. Paling tertinggi akan terjadi di DKI Jakarta yaitu sejumlah Rp
              4.452.724. Rata-rata penyesuaian upah minimum adalah 1,09 persen," kata Putri dalam seminar
              virtual membahas terkait upah minimum, dikutip Selasa (16/11/2021).

              Kenaikan upah minimum yang tipis tersebut mendapat penolakan dari serikat buruh.

              Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban mengatakan, pihaknya telah mengetahui adanya kenaikan
              upah minimum tersebut. KSBSI menuntut agar upah minimum tahun depan naik di kisaran 5
              persen sampai 10 persen.

              Terutama bagi industri atau perusahaan yang tidak terdampak akibat pandemi Covid-19.

              "Untuk (industri) yang tidak terdampak kami minta lima persen sampai dengan sepuluh persen,"
              katanya kepada Kompas.com, Selasa (16/11/2021).
              Untuk diketahui, pada tahun 2022 mendatang, pemerintah mengacu pada aturan PP 36 tahun
              2021 tentang Pengupahan dalam menentukan upah minimum.

              Hal  ini  berbeda  dengan  tahun-tahun  sebelumnya  yang  menggunakan  PP  78  tahun  2015.
              Perubahan skema perhitungan upah minimum ini tak terlepas dari penerapan UU Cipta Kerja.

              Aturan  Perhitungan  Upah  Minimum  Seperti  dijelaskan  sebelumnya,  aturan  perhitungan  upah
              minimum tertuang di dalam PP 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.

              Di dalam pasal 25 ayat (2) beleid tersebut dijelaskan, upah minimum provinsi (UMP) dan upah
              minimum  kabupaten  dan  kota  (UMK)  ditentukan  berbdasarkan  kondisi  ekonomi  dan
              ketenagakerjaan.

              Kondisi ekonomi yang dimaksudkan meliputi paritas daya beli, tingkat penyerapan tenaga kerja,
              dan median upah.

              Khusus untuk UMK, elemen yang menjadi unsur perhitungan meliputi pertumbuhan ekonomi
              daerah dan atau inflasi pada kabupaten/kota yang bersangkutan.


              Pada pasal 26 ayat (1) dijelaskan, penyesuaian nilai upah minimum dilakukan setiap tahun.
              Pada pasal berikutnya dijelaskan, penyesuaian ditetapkan pada rentang nilai tertentu di antara
              batas atas dan batas bawah upah minimum pada wilayah yang bersangkutan.

              Perhitungan batas atas upah minimum dihitung dengan menggunakan rata-rata konsumsi per
              kapita dikalikan dengan rata-rata banyaknya ART dan dibagi rata-rata banyaknya ART bekerja
              pada setiap rumah tangga.

              Sementara itu, batas bawah upah minimum yakni 50 persen dari batas atas upah minimum.

              Dengan demikian, rumus perhitungan penyesuaian upah minimum adalah sebagai berikut: UM
              (t+1) = UM (t) + {Max(PE(t),Inflasi(t)x[batas atas (t) - UM (t)/Batas atas (t) - Batas bawah (t)]
              x  UM  (t)}  Provinsi  yang  Tak  Alami  Kenaikan  Upah  Minimum  Putri  menjelaskan,  ada  empat
              provinsi yang tidak akan mengalami kenaikan upah minimum lantaran upah minimum tahun ini
              sudah melampaui ketentuan batas atas.

              Adapun keempat provinsi itu antara lain Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan,
              dan Sulawesi Barat.





                                                           390
   386   387   388   389   390   391   392   393   394   395   396