Page 433 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 433
Judul UMP 2022 Naik 1 Persen, Buruh: Naik Rp50 Ribu, Sama Saja Tidak Ada
Kenaikan
Nama Media idxchannel.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.idxchannel.com/economics/ump-2022-naik-1-persen-
buruh-naik-rp50-ribu-sama-saja-tidak-ada-kenaikan
Jurnalis Rio Chandra
Tanggal 2021-11-16 17:35:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Mirah Sumirah (Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia) Memang ada yang dibayar
tapi sangat sedikit jumlahnya. Itu pun masih dapat potongan sana-sini
negative - Mirah Sumirah (Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia) Ada yang di bayar tapi
cuman sedikit gak cukup besar aja, tapi lebih banyak yang tidak dibayarkan dan dipotong juga
Ringkasan
Kalangan buruh menyatakan kekecewaannya atas pengumuman upah minimum (UMP) 2022 di
rerata 1 persen. Itu artinya kenaikan berkisar Rp50.000. Presiden Asosiasi Serikat Pekerja
Indonesia (ASPEK), Mirah Sumirah mengatakan, kenaikan satu persen UMP dinilai sama saja
tidak ada kenaikan. Menurutnya kekecewaan pekerja buruh diperparah dengan adanya
penerapan work from home.
UMP 2022 NAIK 1 PERSEN, BURUH: NAIK RP50 RIBU, SAMA SAJA TIDAK ADA
KENAIKAN
Kalangan buruh menyatakan kekecewaannya atas pengumuman upah minimum (UMP) 2022 di
rerata 1 persen. Itu artinya kenaikan berkisar Rp50.000. Presiden Asosiasi Serikat Pekerja
Indonesia (ASPEK), Mirah Sumirah mengatakan, kenaikan satu persen UMP dinilai sama saja
tidak ada kenaikan.
Menurutnya kekecewaan pekerja buruh diperparah dengan adanya penerapan work from home.
Artinya kebanyakan para buruh yang bekerja dari rumah tidak dibayar selama pandemi.
“Memang ada yang dibayar tapi sangat sedikit jumlahnya. Itu pun masih dapat potongan sana-
sini” ungkapnya kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Selasa (16/11/2021). Di
menambahkan,para pekerja buruh atau WFH saat ini tidak dibayar selama pandemi covid-19.
432

