Page 468 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 468

Judul               Pesimis, Ketua FSPMI Prediksi UMK Batam Hanya Naik Rp20-30 Ribu
                Nama Media          batam.suara.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://batam.suara.com/read/2021/11/16/163000/pesimis-ketua-
                                    fspmi-prediksi-umk-batam-hanya-naik-rp20-30-ribu
                Jurnalis            Eliza Gusmeri
                Tanggal             2021-11-16 16:30:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Ketua  Federasi  Serikat  Pekerja  Metal  Indonesia  (FSPMI)  Kota  Batam,  Alfatoni  tetap  pesimis
              dengan aturan penghitungan upah minimum pekerja untuk tahun depan. Mengingat berbagai
              hal  yang  dihadapi.  Seperti  pandemi  Covid-19  menyebabkan  adanya  pengurangan  gaji,
              pengurangan jam kerja hingga dirumahkan dan pemutusan hubungan kerja (PHK).



              PESIMIS, KETUA FSPMI PREDIKSI UMK BATAM HANYA NAIK RP20-30 RIBU

              SuaraBatam.id - Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam, Alfatoni
              tetap  pesimis  dengan  aturan  penghitungan  upah  minimum  pekerja  untuk  tahun  depan.
              Mengingat  berbagai  hal  yang  dihadapi.  Seperti  pandemi  Covid-19  menyebabkan  adanya
              pengurangan gaji, pengurangan jam kerja hingga dirumahkan dan pemutusan hubungan kerja
              (PHK). Adanya Undang-Undang Cipta Kerja ini pun dianggap tidak mendukung posisi pekerja.

              "Tak tahu lagi lah. Sudah pakai rumus semua. Harusnya memperhatikan KHL, tapi sepertinya
              sudah tak ada ada survei lagi tahun ini. Padahal yang tahu biaya hidup di sini ya kita yang tinggal
              dan bekerja di sini," ujarnya.

              Ia  sendiri  memprediksi  kenaikan  upah  tahun  depan  berkisar  Rp  20-30  ribu  dari  upah  yang
              diterima buruh saat ini.

              "Kemarin kami coba hitung-hitung. Jadi hanya segitu kenaikannya. Padahal biaya hidup di Batam
              sangat tinggi, namun upah jauh di bawah biaya hidup," kata dia.

              Seperti diketahui, saat ini UMK Batam 2021 senilai Rp 4.150.930. Sementara UMP Kepri 2021
              senilai  Rp  3.005.383.  Tanggapan  Disnaker  Batam  Pembahasan  Upah  Minimum  Kota  (UMK)
              Batam 2022 masih menunggu penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kepulauan Riau. Saat
              ini UMP Kepri belum ditetapkan, dan masih dalam pembahasan.
              Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnakes) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan UMK Batam
              belum ditetapkan, menunggu ketetapan UMP Kepri.


                                                           467
   463   464   465   466   467   468   469   470   471   472   473