Page 467 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 467

Winarso menyebut bahwa kesejahteraan kalangan pekerja telah terpukul oleh dua hal, yakni
              pandemi Covid-19 dan disahkannya Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh pemerintah.
              Upah sektoral, misalnya, kini sudah ditiadakan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor
              36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 2 Februari
              2021 sebagai bagian dari aturan pelaksana UU Cipta Kerja.

              "Parahnya, bahkan di DKI Jakarta banyak yang memberlakukan UMP lebih dari 1 tahun. Bahkan
              sampai 5 tahun mereka masih UMP, sudah punya istri, anak, keluarga, upahnya masih UMP,"
              ungkap Winarso.

              Namun demikian, Winarso mengaku bahwa serikat pekerja juga mempertimbangkan keadaan
              dunia usaha yang belum pulih benar akibat pandemi Covid-19. Sehingga, KSPI memberi batas
              bawah negosiasi kenaikan UMP DKI 2022 di angka 7 persen, alias kenaikan menjadi sekitar Rp
              4,8 juta.

              "Kami juga menuntut Gubernur Anies Baswedan berani memutuskan UMP di tahun 2022 sesuai
              dengan tuntutan kami dan juga meminta agar Gubernur itu tidak terintimidasi dan terintervensi
              Kemendagri," tutup Winarso.






















































                                                           466
   462   463   464   465   466   467   468   469   470   471   472