Page 523 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 523

Selain kenaikan rata-rata UMP 2022, diperoleh pula sejumlah data statistik lainnya. Diketahui,
              UMP 2022 tertinggi dipegang DKI Jakarta Rp 4.453.724. Sedangkan UMP 2022 terendah adalah
              Jawa Tengah, yakni Rp 1.813.011. UMP Jawa Timur sebesar Rp 1.891.567,12.

              Di  tingkat  kota/kabupaten,  kenaikan  UMK  tertinggi  ada  di  Kota  Palu,  yakni  Rp  174.840.
              Sedangkan kenaikan UMK terendah adalah Kabupaten Padang Lawas Utara sebesar Rp 277.

              Kemudian,  dari  seluruh  provinsi  di  Indonesia,  yang  pertumbuhan  ekonominya  paling  tinggi
              adalah Maluku Utara dengan kenaikan 12,76 persen. Pertumbuhan ekonomi terendah ialah Bali,
              minus 5,83 persen. Untuk data inflasi, daerah dengan tingkat inflasi tertinggi adalah Bangka
              Belitung sebesar 3,29 persen dan terendah Papua -0,40 persen.

              UMP 2022 akan ditetapkan masing-masing gubernur di tiap provinsi paling lambat 21 November
              2021. Sedangkan deadline penetapan UMK pada 30 November 2021. ”Jadi, tidak benar kalau
              upah minimum ditetapkan Kemenaker,” tegasnya.

              Putri menambahkan, UMP tersebut berlaku untuk pekerja yang telah bekerja kurang dari 12
              bulan. Untuk pekerja yang sudah lebih dari satu tahun, besaran upahnya ditetapkan berdasar
              struktur upah masing-masing perusahaan.

              Sementara  itu,  Sekjen Organisasi Pekerja  Seluruh  Indonesia  (OPSI) Timboel  Siregar  menilai,
              kenaikan UMP yang terlalu kecil bisa berdampak pada menurunnya daya beli pekerja/buruh. Dia
              berharap  para  gubernur  bisa  menetapkan  UMP/UMK  sesuai  dengan  kondisi  wilayah  masing-
              masing. Sebab, para gubernur harus memikirkan konsumsi masyarakat di wilayahnya sehingga
              daya beli pekerja/buruh pun bisa membaik. ”Yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan
              ekonomi di wilayahnya,” ungkapnya.

              Tahun lalu pun, sejumlah gubernur menetapkan UMP/UMK tidak mengikuti SE Menaker. Salah
              satunya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menaikkan UMP 2021 sebesar
              5,65 persen atau menjadi Rp 1.868.000. Angka tersebut termasuk yang tertinggi di Indonesia.
              Namun, lanjut dia, bila para gubernur dipaksa mengikuti rumus-rumus di PP No 36 Tahun 2021,
              bisa dikatakan kewenangan mereka di UU Cipta Kerja dikerdilkan. Gubernur hanya bertindak
              sebagai ’’tukang stempel”.

              Selain itu, Timboel menilai, jika variabel-variabel yang ada dalam rumus penetapan UMP/UMK
              dianalisis,  rata-rata  konsumsi  per  kapita  cenderung  akan  turun.  Rata-rata  jumlah  anggota
              keluarga dan rata-rata jumlah anggota keluarga yang bekerja setiap tahun tidak berubah secara
              signifikan. Kondisi itu akan mengakibatkan nilai batas atas (BA) cenderung turun.

              Nilai BA yang relatif turun akan berdampak pada kenaikan UMP/UMK yang berada di bawah nilai
              inflasi. Simulasi kenaikan UMP/UMK 2022 yang telah terpublikasi pun menunjukkan, mayoritas
              kenaikan UMP/UMK di bawah 1 persen. Bahkan, ada pula yang tidak naik karena nilai BA di
              bawah nilai UMP/UMK existing.

              ”Sementara  nilai  inflasi  di  atas  1  persen.  Maka  dipastikan  daya  beli  buruh,  pekerja,  dan
              keluarganya akan menurun. Upah buruh/pekerja tergerus inflasi,” keluhnya. Kondisi penurunan
              daya beli itu, lanjut dia, akan menyumbang penurunan rata-rata konsumsi per kapita di suatu
              wilayah. Yang mana, data tersebut akan dijadikan data acuan untuk penentuan UMP/UMK tahun
              berikutnya. Potensi penurunan rata-rata konsumsi per kapita itu pun akan dikontribusi penentuan
              UM bagi pekerja di sektor usaha kecil mikro berdasar garis kemiskinan. ”Kondisi ini yang akan
              menjadi lingkaran setan bagi perekonomian provinsi maupun kabupaten dan kota,” ungkapnya.
              (mia/c7/oni)




                                                           522
   518   519   520   521   522   523   524   525   526   527   528