Page 520 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 520

Judul               2022, UMP Naik Rata-rata 1,09 %
                Nama Media          nusabali.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.nusabali.com/berita/106619/2022-ump-naik-rata-rata-109
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-16 14:58:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000

                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Ringkasan
              Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyebut upah minimum provinsi (UMP) hanya akan
              naik sekitar 1,09 persen pada tahun depan. Daerah dengan UMP tertinggi masih dipegang oleh
              DKI Jakarta sebesar Rp4,4 juta. Sementara itu, daerah dengan UMP terendah dipegang oleh
              Jawa Tengah sebesar Rp1,81 juta.



              2022, UMP NAIK RATA-RATA 1,09 %

              JAKARTA, NusaBali Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyebut upah minimum provinsi
              (UMP) hanya akan naik sekitar 1,09 persen pada tahun depan. Daerah dengan UMP tertinggi
              masih  dipegang  oleh  DKI  Jakarta  sebesar  Rp4,4  juta.  Sementara  itu,  daerah  dengan  UMP
              terendah dipegang oleh Jawa Tengah sebesar Rp1,81 juta.

              "Rata-rata penyesuaian upah minimum adalah 1,09 persen," kata Direktur Jenderal Pembinaan
              Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker Indah Anggoro Putri dalam
              Seminar Terbuka Kemnaker, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Senin (15/11).

              Namun demikian, ia menegaskan penyesuaian tersebut tidak menjadi acuan upah minimum yang
              naik  pada  tahun  depan.  Indah  pun  menyerahkan  kenaikan  UMP  ditetapkan  oleh  gubernur
              masing-masing daerah.
              "Yang ada dalam slide ini rata-rata penyesuaian upah minimum provinsi. Bukan berarti semua
              provinsi naik 1,09 persen. Hati-hati ya memahami ini," tegasnya.

              Di lain sisi, Selasa (26/10), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) telah mengerahkan
              puluhan ribu buruh untuk melakukan aksi serentak di 24 provinsi. Salah satu tuntutannya adalah
              keinginan untuk menaikkan Upah Minimum Kota/Kabupaten hingga 10 persen.

              "Kenaikan UMK 2022 antara 7-10 persen sesuai dengan hasil survei kebutuhan hidup layak yang
              dilakukan KSPI. Dengan kata lain, kenaikan upah ini menjadi penting untuk menjaga daya beli
              agar buruh bisa memenuhi kebutuhannya secara layak," ujar Presiden KSPI Said Iqbal, dikutip
              dari CNNIndonesia.com, Selasa (26/10).


                                                           519
   515   516   517   518   519   520   521   522   523   524   525