Page 517 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 517

BURUH DI BATAM MINTA GUBERNUR SAHKAN UMP 2021, INI KATA PENGUSAHA

              Serikat buruh di Batam meminta Gubenur Kepri, Ansar Ahmad, memberikan kepastian terkait
              upah UMP dan UMK 2021. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid,
              menyebutkan upah tersebut telah dimatangkan pemerintah.

              Menurut  Rafki,  pemerintah  telah  mengeluarkan  surat  edaran  terkait  upah  tahun  2022  yang
              dikeluarkan Menteri Ketenagakerjaan No.B-M/383/HI.01.00/XI 2021.

              "Dengan bekal SE Menaker ini sudah bisa dihitung dan ditentukan nilai UMK Batam tahun 2022
              yang artinya naik beberapa persen," ujar Rafki kepada kepripedia, Selasa (16/11).

              Dia  mengatakan  UMK  Batam  tahun  2022  adalah  Rp  4.186.359,  51  atau  naik  sebesar  Rp
              35.429,51  dibandingkan  UMK  tahun  2021  yang  bernilai  Rp  4.150.930.  Jika  dihitung
              persentasenya maka tingkat kenaikkan UMK Batam tahun 2022 adalah sebesar 0,85%.
              "Jadi dari terkait penilaian UMK tahun 2020 ini sudah cukup adil dan lebih objektif ketimbang
              formulasi perhitungan upah minimum yang ada dalam PP 78/2015 tentang pengupahan," kata
              Rafki.

              Menurutnya,  daerah  yang  selama  ini  upah  minimumnya  terlalu  rendah  maka  akan  terjadi
              kenaikkan upah minimum dengan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah yang upah
              minimumnya sudah terlalu tinggi. Untuk Batam sendiri karena upah minimumnya sudah terlalu
              tinggi maka persentase kenaikkan UMK tahun 2022 menjadi relatif tidak begitu tinggi.
              Memasukkan  variabel  rata-rata  konsumsi  perkapita  di  suatu  daerah  ke  dalam  formula
              perhitungan upah minimum menunjukkan bahwa formula itu telah mewakili kebutuhan biaya
              hidup per orang di suatu daerah.

              Untuk nilai konsumsi perkapita di Kota Batam data yang dirilis BPS adalah Rp 2.067.955. per
              bulan.  Dengan  UMK  Batam  yang  4.186.359,51  di  tahun  2022  nanti  logikanya  masih  bisa
              menutupi biaya pengeluaran bulanan tersebut dan masih bisa melakukan.

              "Harus diingat juga kalau UMK itu diperuntukkan untuk pekerja lajang yang memiliki masa kerja
              di bawah 1 tahun," bebernya.

              Terkait edaran ini, ia berharap para serikat buruh tidak lagi ada mempermasalahkan formulasi
              dan nilai UMK Batam yang dihasilkan oleh formulasi tersebut.

              Karena dalam tahap pembahasan UU Cipta Kerja dan juga pembahasan PP 36/2021 tentang
              pengupahan, Serikat Pekerja di tingkat nasional dilibatkan.

              Terjadi  perundingan  yang  cukup  alot  dan  terjadi  kesepakatan-kesepakatan  yang  dihasilkan
              perwakilan  APINDO,  Serikat  Pekerja,  dan  Pemerintah  Pusat.  Sehingga  jika  kemudian
              dipermasalahkan dan ditolak tentunya agak sedikit aneh.

              "Nah  untuk  para  pengusaha  diminta  untuk  dapat  menyesuaikan  dan  menghitung  serta
              mengupdate struktur dan skala upahnya karena jika tidak ada akan ada sanksi dari pemerintah,"
              pesan dia.

              Diharapkan  semua  pihak  untuk  dapat  menerima  keputusan  dari  pemerintah  dan  menjaga
              kondusif Batam.

              "Tujuan investor dapat masuk lagi pasca terpuruk akibat virus corona dan lapangan kerja kembali
              buka," harap dia.



                                                           516
   512   513   514   515   516   517   518   519   520   521   522