Page 662 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 662

Judul               UMP 2022 Naik Rata-rata Hanya 1,09 Persen
                Nama Media          prokal.co
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://kaltim.prokal.co/read/news/392776-ump-2022-naik-rata-rata-
                                    hanya-109-persen
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-16 09:30:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 10.000.000
                News Value          Rp 30.000.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Tahun depan, pekerja/buruh sepertinya harus kembali gigit jari. Setelah ditetapkan tak naik di
              tahun 2021, upah minimum provinsi (UMP) tahun depan bakal naik tipis. Rata-rata sekitar 1,09
              persen.



              UMP 2022 NAIK RATA-RATA HANYA 1,09 PERSEN

              Tahun depan, pekerja/buruh sepertinya harus kembali gigit jari. Setelah ditetapkan tak naik di
              tahun 2021, upah minimum provinsi (UMP) tahun depan bakal naik tipis. Rata-rata sekitar 1,09
              persen.

              Angka  tersebut  diperoleh  dari  perhitungan  besaran  UMP  2020  yang  dilakukan  Kementerian
              Tenaga  Kerja  (Kemenaker)  merujuk  PP  36/2021  tentang  pengupahan.  Di  mana,  formula
              perhitungan  tak  lagi  mengacu  pada  inflasi  dan  pertumbuhan  ekonomi  seperti  PP  78/2015.
              Namun, menggunakan 10 data ekonomi dan ketenagakerjaan dari BPS dengan formula khusus
              dalam PP 36/2021. Perhitungan juga bisa dilakukan melalui kalkulator upah minimum yang ada
              pada laman http://wagepedia.kemnaker.go.id/.

              Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Ditjen PHI
              JSK) Kemenaker Indah Anggoro Putri menuturkan, angka 1,09 persen tersebut merupakan rata-
              rata dari semua provinsi. ”Bukan berarti setiap provinsi naik 1,09 persen,” ujarnya dalam seminar
              terkait UMP 2022 secara daring, (15/11).

              Empat provinsi bahkan tidak akan mengalami kenaikan UMP di tahun depan. Hal ini lantaran,
              nilai UM 2021 lebih tinggi dari batas atas upah minimum. Sehingga, sesuai dengan PP 36/2021
              maka UM 2022 ditetapkan sama dengan UP 2021. Keempat provinsi itu, yakni Sumatera Selatan
              Rp 3.144.446, Sulawesi Utara Rp 3.310.723, Sulawesi Selatan Rp 3.165.876, dan Sulawesi Barat
              Rp 2.678.863.

              Selain kenaikan rata-rata UMP 2022, diperoleh pula sejumlah data statistik lainnya. Diketahui,
              UMP 2022 tertinggi dipegang oleh DKI Jakarta Rp 4.453.724. Sementara, untuk perhitungan

                                                           661
   657   658   659   660   661   662   663   664   665   666   667