Page 667 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 667

Ringkasan

              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemenaker)  mengungkap  hasil  perhitungan  penyesuaian  nilai
              UMP dan UMK 2022 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan perhitungan
              BPS, rata-rata penyesuaian UMP senilai 1,09 persen.



              UPAH MINIMUM 2022 DIPASTIKAN NAIK

              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemenaker)  mengungkap  hasil  perhitungan  penyesuaian  nilai
              UMP dan UMK 2022 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan perhitungan
              BPS, rata-rata penyesuaian UMP senilai 1,09 persen.

              "Data Statistik Upah Minimum secara umum ya, upah minimum terendah akan terjadi di Jawa
              Tengah  Rp1.813.011  dan  upah  minimum  tertinggi  akan  terjadi  di  DKI  Jakarta  Rp4.453.724.
              Ratarata penyesuaian upah minimum 1,09 persen. Saya tidak bilang bahwa ini upah minimum
              provinsi 2022, ini rata-rata penyesuaian provinsi," kata Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan
              Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri. la menjawab pertanyaan dari
              berbagai pihak yang mempertanyakan apakah kenaikan UMP itu akan naik tahun depan 1,09
              persen.

              "Saya bilang tergantung nanti Gubernur yang menetapkan. Bukan berarti semua provinsi naik
              1,09 persen. Hati-hati ya memahaminya," jelas dia.
              Dijelaskan nilai UMP tahun 2022 ditetapkan pada nilai tertentu di antaranya batas atas dan batas
              bawah  pada  wilayah  yang  bersangkutan  dengan  menggunakan  formula  penyesuaian
              sebagaimana diatur dalam pasal 26 PP No 36 Tahun 2021.

              "Batas  atas  upah  minimum  merupakan  acuan  nilai  upah  minimum  tertinggi  yang  dapat
              ditetapkan. Kedua, batas bawah upah minimum merupakan acuan nilai upah minimum terendah
              yang  dapat  ditetapkan.  Ketiga  nilai  upah  minimum  tertentu  dihitung  berdasarkan  formula
              penyesuaian nilai upah minimum," tuturnya.

              "Ini  formula  bukan  dari  Kemenaker  saja,  tetapi  kami  umumnya  dengan  Dewan  Pengupahan
              nasional," katanya.

              Penetapan UMP ini harus diumumkan oleh Gubernur paling lambat 21 November 2021 sementara
              Sementara upah minimum kabupaten kota paling lambat pada 30 November 2021. Penyesuaian
              UMP atau UMK disesuaikan dengan formula PP 36/2021.

              "Upah minimum ditetapkan oleh Kemenaker, itu jawabannya salah. Yang menetapkan adalah
              Gubernur  yang  menetapkan  Upah  Minimum  Provinsi,  paling  lambat  21  November  2021  ini,
              sekitar 6 hari lagi. Karena 21 itu hari minggu maka harus ditetapkan sehari sebelum hari libur,"
              ungkapnya.

              Kemudian, dijelaskan dalam penghitungan UMP dan UMK bukan Gubernur sendiri yang akan
              menghitung. "Mungkin bukan Gubernur yang utak-atik ada Dewan Pengupahan Daerah, Dinar
              Tenaga Kerja, bekerjasama untuk menghitung dengan formula yang ada, lalu dilaporkan kepada
              Gubernur untuk menjadi ketetapan UMP," imbuhnya.(dtc)








                                                           666
   662   663   664   665   666   667   668   669   670   671   672