Page 671 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 671
Judul Kemenaker: UMP Hanya untuk Pekerja Kurang dari Setahun
Nama Media Koran Kaltara
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg4
Jurnalis rol
Tanggal 2021-11-16 09:24:00
Ukuran 136x373mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 8.160.000
News Value Rp 24.480.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Upah minimum yang
ditetapkan oleh gubernur pada 21 November dan 30 November adalah upah yang berlaku bagi
pekerja yang bekerja kurang dari 12 bulan dan lajang
neutral - Dinar Titus Jogaswitani (Direktur Hubungan Kerja dan Pengupahan) Cuma memang
tidak ada sanksi yang jelas apabila perusahaan membayar upah pekerja yang sudah bekerja
lebih dari satu tahun itu sama dengan besaran UMP. Tapi yang jelas, tidak boleh kurang dari
UMP
Ringkasan
Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) menegaskan, ketentuan Upah Minimum Provinsi (UMP)
hanya berlaku bagi pekerja yang masa kerjanya kurang dari 12 bulan. Sedangkan pekerja yang
masa kerjanya sudah lebih dari 12 bulan, besaran gajinya tergantung struktur pengupahan
perusahaan.
KEMENAKER: UMP HANYA UNTUK PEKERJA KURANG DARI SETAHUN
Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) menegaskan, ketentuan Upah Minimum Provinsi (UMP)
hanya berlaku bagi pekerja yang masa kerjanya kurang dari 12 bulan. Sedangkan pekerja yang
masa kerjanya sudah lebih dari 12 bulan, besaran gajinya tergantung struktur pengupahan
perusahaan.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Ditjen PHI
JSK) Kemenaker, Indah Anggoro Putri, mengatakan, upah minimum 2022 akan ditetapkan secara
resmi oleh gubernur tiap provinsi. UMP ditetapkan paling lambat 21 November 2021. Sedangkan
Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK) ditetapkan paling lambat tanggal 30 November.
"Upah minimum yang ditetapkan oleh gubernur pada 21 November dan 30 November adalah
upah yang berlaku bagi pekerja yang bekerja kurang dari 12 bulan dan lajang," kata Putri dalam
670

