Page 673 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 673
Judul Kemenaker: Bukan Berarti Semua Provinsi Naik 1,09 Persen
Nama Media Satelit News
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg2
Jurnalis jpc
Tanggal 2021-11-16 09:22:00
Ukuran 199x86mmk
Warna Warna
AD Value Rp 29.133.600
News Value Rp 145.668.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Rata-rata penyesuaian upah
minimum 1,09 persen. Saya tidak bilang bahwa ini upah minimum provinsi 2022, ini rata-rata
penyesuaian provinsi
negative - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Bukan berarti semua provinsi
naik 1,09 persen. Hati-hati ya memahaminya
neutral - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Ini formula bukan dari
Kemenaker saja, tetapi kami umumnya dengan Dewan Pengupahan nasional
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengungkapkan perhitungan nilai Upah Minimum
Provinsi (UMP) dan UMK. Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri mengatakan, hasil penyesuaian UMP dan UMK 2022
mendatang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Indah menegaskan, berdasarkan
perhitungan BPS, rata-rata penyesuaian UMP senilai 1,09 persen. Upah minimum terendah akan
terjadi di Jawa Tengah Rp 1.813.011 dan upah minimum tertinggi akan terjadi di DKI Jakarta Rp
4.453.724.
KEMENAKER: BUKAN BERARTI SEMUA PROVINSI NAIK 1,09 PERSEN
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengungkapkan perhitungan nilai Upah Minimum
Provinsi (UMP) dan UMK. Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri mengatakan, hasil penyesuaian LJMP dan UMK 2022
mendatang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Indah menegaskan, berdasarkan perhitungan BPS, rata-rata penyesuaian UMP senilai 1,09
persen. Upah minimum terendah akan terjadi di Jawa Tengah Rp 1.813.011 dan upah minimum
tertinggi akan terjadi di DKI Jakarta Rp 4.453.724.
672

