Page 686 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 686

PENGAKUAN MENAKER INI BISA BIKIN PARA PEKERJA PATAH HATI!

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan bahwa upah minimum merupakan instrumen
              upah bagi pekerja pemula, bukan untuk semua jenjang pekerja di perusahaan.

              "Ini mungkin yang kurang banyak dipahami, upah minimum ini ditetapkan untuk pekerja dengan
              masa kerja di bawah 1 tahun. Di atas 1 tahun maka digunakan struktur skala upah," kata Ida
              dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin (15/11/2021).

              Jumlah pekerja yang masa kerjanya di bawah 12 bulan kira-kira sebanyak 1-2 juta orang per
              tahun.  Selebihnya  pekerja  yang  memiliki  masa  kerja  lebih  dari  12  bulan  yang  tentu  ada
              penyesuaian berdasarkan struktur skala upah pada perusahaan.

              "Bisa  dibayangkan  kalau  pekerja  1-12  bulan  fresh  graduate  dengan  pengalaman  kerja  tentu
              masih belum tinggi sehingga upah minimum ini benar-benar upah terendah yang ditetapkan
              pemerintah dan memang diperuntukkan bagi pekerja dengan masa kerja di bawah 12 bulan,"
              sebut Ida.

              Ia menegaskan penetapan UMP 2022 mengacu pada ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) 36
              Tahun  2021  tentang  Pengupahan  sebagai  instrumen  dalam  perhitungan  upah  minimum.  PP
              tersebut merupakan turunan dari UU Cipta Kerja.

              Memang kalangan buruh meminta kenaikan upah dihitung berdasarkan PP 78 tahun 2015 yang
              sudah tak berlaku. Perbedaan pandangan ini membuat Ida berbicara mengenai alasannya.
              "Ada aspirasi para pekerja atau buruh yang menginginkan adanya kenaikan upah yang lebih
              tinggi, saya perlu sampaikan bahwa kebijakan pengupahan di tahun 2021 ini kita sudah mengacu
              dengan PP 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, yang sebenarnya ini adalah salah satu kebijakan
              yang justru berimbang untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah yang upah minimumnya
              tinggi dan ada upah minimum wilayah yang rendah," katanya.

              Adapun  filosofi  upah  minimum  adalah  terwujudnya  keadilan  antarwilayah.  Apalagi  kebijakan
              penetapan upah minimum merupakan program strategis nasional karena ini digunakan sebagai
              salah satu instrumen pengentasan kemiskinan.

              Sehingga tujuannya memacu laju pertumbuhan upah minimum di wilayah-wilayah yang capaian
              upah minimumnya relatif rendah dibandingkan rata-rata konsumsi wilayah tersebut.

              "Kemudian juga kita terus harus mengendalikan atau menahan laju pertumbuhan upah minimum
              di  wilayah-wilayah  yang  capaian  upah  minimumnya  relatif  tinggi  dibandingkan  rata-rata
              konsumsi wilayah tersebut," sebut Ida.






















                                                           685
   681   682   683   684   685   686   687   688   689   690   691