Page 683 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 683

Judul               Mengacu PP No.36, UMK 2022 Majalengka Hanya Bisa Naik Rp18.000
                Nama Media          pikiran-rakyat.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-013025381/mengacu-
                                    pp-no36-umk-2022-majalengka-hanya-bisa-naik-rp18000
                Jurnalis            Tati Purnawati (Kabar Cirebon)
                Tanggal             2021-11-16 09:18:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              negative  -  Eman  Suherman  (Sekda  Majalengka)  Jika  mengacu  pada  PP  36  dan  Menteri
              Ketenagakerjaan  No  B-M.383/HI.01.00/XI/2021,  tertanggal  9  November  2021,  Perihal
              Penyampaian Data Perekonomian dan ketenagaKerjaan dalam Penetapan Upah Minimum Tahun
              2022 maka akan banyak kabupaten/kota yang tidak bisa menaikan UMK, dan Majalengka sendiri
              hanya sebesar Rp18.000. Cirebon malah hanya Rp10.000. Ada beberapa kabupaten/kota di Jabar
              yang tdiak bisa menaikan UMK, malah kabupaten tetangga

              negative - Eman Suherman (Sekda Majalengka) Disana juga dikatakan bahwa Pemerintah Tk II
              wajib mentaati UU

              neutral - Tarsono D Mardiana (Wakil Bupati Majalengka) Kami pemerintah ingin pendapatan
              masyarakat  tinggi,  karena  dengan  itu  maka  Laju  Pertumbuhan  Ekonomi  juga  akan  naik.
              Sebaliknya kalau UMK rendah maka akan berdampak pada pendapatan perkapita perorang dan
              dan  LPE  juga  rendah  PDRB  Pendapatan  Domestik  Bruto  juga  rendah,  jika  demikian  maka
              menandakan bahwa pemerintah tidak berhasil dalam mengelola pemerintahan dan keuangan.
              Untuk itu kita kawal bareng proses pengupahan ini

              positive  -  Tarsono  D  Mardiana  (Wakil  Bupati  Majalengka)  Kita  tidak  hanya  memperhatikan
              pekerja namun juga pengusaha agar pengusaha nyaman berinvestasi di Majalengka agar pekerja
              bisa memiliki pendapatan yang membawa pada kesejahteraan para pekerjanya



              Ringkasan

              Ribuan buruh pabrik di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kembali melakukan aksi demo ke
              Pendopo  Gedung  Negara  Majalengka,  menuntut  kenaikan  Upah  Minimum  Kabupaten  2022.
              Mereka mendesak UMK 2022, sesuai dengan Kebutuhan Hidup Layak di Kabupaten Majalengka,
              Senin, 15 November 2021.





                                                           682
   678   679   680   681   682   683   684   685   686   687   688