Page 118 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 118
"Kita baru menyelesaikan konsiderannya, kemudian Bab I Ketentuan Umum, Bab II Maksud dan
Tujuan, Bab V tentang UMKM dan Koperasi," kata Supratman saat ditemui di Kompleks
Parlemen, Jakarta, Selasa (30/6).
Ia menjelaskan Bab VII tentang Riset dan Investasi sempat dibahas, tapi ditunda karena belum
ada kesepakatan antarfraksi. Begitu pula dengan Bab IV tentang Ketenagakerjaan yang ditunda
sesuai permintaan pemerintah.
Sementara beberapa klaster lainnya masih menunggu untuk dibahas. Supratman memastikan
RUU Cipta Kerja belum akan disahkan dalam masa sidang IV yang berakhir pada 17 Juli 2020.
"Masih panjang Omnibus karena masih tersisa bab IX, X, III, IV itu. Jadi masih panjang, masih
banyak yang belum dibahas," ujar politikus Partai Gerindra itu.
Supratman berkata pembahasan RUU Cipta Kerja akan dilanjutkan pekan ini. Pembahasan masih
dalam rangka mengkaji daftar inventaris masalah (DIM) dari setiap fraksi.
"Hari Rabu (1/7) besok kita akan masuk di bab tentang proyek strategis pemerintah dan
kawasan ekonomi khusus," ucap dia.
RUU Cipta Kerja saat ini baru dibahas di Baleg atau pembahasan tahap I. Di tahap ini, setiap
fraksi diminta menyerahkan DIM untuk merespons draf yang disampaikan pemerintah.
Jika seluruh klaster telah dibahas di tahap ini, selanjutnya Baleg DPR RI akan meminta
pandangan mini dari setiap fraksi.Pada tahap tersebut, setiap fraksi akan dimintai pendapat
apakah RUU bisa disetujui dan diajukan ke tahap II di paripurna.
Bila sudah masuk paripurna, DPR akan mengesahkan RUU tersebut menjadi undang-undang.
(dhf/wis)
117

