Page 120 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 120

MENAKER SEBUT 6,88 JUTA ORANG RI MENGANGGUR

              JAKARTA, :  Pandemi virus corona (Covid-19) yang memukul pelaku usaha, membuat jumlah
              pekerja yang terpaksa harus dirumahkan hingga dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK)
              terus meningkat.
              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, jumlah pekerja yang dirumahkan dan kena
              PHK  saat  ini  sekitar  1,7  juta  orang.  Angka  itu  belum  termasuk  1,3  juta  orang  yang  juga
              terdampak namun proses validasinya masih dilakukan.

              "Per 27 Mei menunjukkan secara total pekerja formal noninformal, mayoritas adalah pekerja
              formal yang masuk datanya ke Kemnaker karena pekerja yang informal itu lebih banyak masuk
              ke  kementerian  yang  lain  seperti  Kemenkop  UKM,  Kemenpar.  Ada  1,7  juta  mereka  yang
              terdampak, mereka yang di PHK atau yang dirumahkan. Ada juga 1,3 juta yang juga terdampak
              yang  proses  validasinya  masih  kami  lakukan,"  kata  Ida  dalam  webinar  Minggu  (28/6/2020)
              malam.

              Padahal  sebelum  adanya  Covid-19  yakni  Februari  2020,  jumlah  pengangguran  di  Indonesia
              diklaim telah menurun dibanding tahun 2019. Namun dengan adanya pandemi ini membuat
              angka pengangguran kembali meningkat.

              "Sebenarnya  data  BPS  per  Februari  2020  menunjukkan  angkatan  kerja  itu  137,91  juta  dan
              sebenarnya pengangguran kita angka pengangguran terbuka kita pada Februari 2020 turun
              sebenarnya  dibanding  2019.  Jadi  pengangguran  kita  tinggal  6,88  juta  atau  sekitar  4,99%,"
              ucapnya.

              Ironisnya, pengangguran di Indonesia disumbang oleh angkatan kerja muda dengan pendidikan
              SMA/SMK ke atas. Sedangkan yang ada saat ini mayoritas pekerja berpendidikan rendah.
              "Persentase pekerja sektor informal juga masih mendominasi dengan persentase sebesar 56%.
              Jadi yang bekerja itu pendidikannya rendah, sementara yang menganggur adalah mereka yang
              memiliki  pendidikan  tinggi  SMA/SMK,  terbesar  SMK  dan  perguruan  tinggi  dan  akademi,"
              ungkapnya.
              Berbeda  dengan  Ida,  Ketua  Umum  Kamar  Dagang  dan  Industri  (Kadin)  Indonesia,  Rosan
              Roeslani  menyebut  jumlah  pekerja  yang  di-PHK  dan  dirumahkan  akibat  Covid-19  ini  telah
              tembus mencapai 6 juta orang.

              "Mungkin angka kami sedikit berbeda dengan Kemenaker karena Kemenaker ini angkanya lebih
              by name by address kalau saya hanya dapat update (dari asosiasi) bahwa angkanya ini makin
              lama makin tinggi. Angkanya kami sudah menembus angka sampai 6 juta orang," kata Rosan.

              "Contohnya dari API menyampaikan ada 2,1 juta orang, Organda menyampaikan 1,4 juta orang,
              PHRI  perhotelan  menyampaikan  sampai  430.000  orang,  alas  kaki  menyampaikan  sampai
              500.000 orang, dan lain-lain," tambahnya.

              kbc  10.










                                                           119
   115   116   117   118   119   120   121   122   123   124   125