Page 143 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 143
Apa ada bukti nyata yang telah dilakukan pemerintah kepada para pekeija migran? Mari kita
Biat dari cara pemerintah menguusi yang meninggal terlebih dulu. Paling tidak, dilihat dari data
terkini, telah dfasilitasi pemulangan 122 jenazah keTanah Air. Tak hanya sampai di bandara,
jenazah-jenazah itu diantar hingga kampung halaman. Dengan kata lain, jenazah para pekeija
migran itu tidak disia-siakan. Negara tak abai pada sosok-sosok yang tenaga dan segala
keahliannya tak mungkin btsa dimanfaatkan lagi.
Adakah strategi lain untuk mefri-dungi para pekerja yang lain? Tentu ada. Yang paling mungkin
dilakukan adalah memberlakukan protokol kepulangan sekaligus protokol kesehatan. Misalnya
saja ada tes PCR yang peilu dilakukan. Jika sudah dites di negara penempatan, tak perlu lagi
para pekeija migran itu di tes di Tanah Air. Meskipun demikian, jika negatif Covid-19, mereka
diperiksa di imigrasi, dan diperiksa lagi di BP2MI. Pemeriksaan kesehatan beijenjang ini untuk
melindungi. Bukan untuk menyulitkan para pekerja migran kembali ke kampung halaman.
Apakah akan ada pemberlakuan karantina? Tentu saja ada. Karantina dilakukan jika pekerja
migran itu postif Covid-19. Mereka bakal dikarantina selama 14 hari. Jika sudah sembuh, barulah
dikembalikan ke daerah asal. Ini perlu dilakukan agar para pekerja migran tidak menjadi klaster
penyebaran Covid-19. Sebab memang tak menutup kemungkinan di tempat bekerja, mereka
terpapar virus korona. Hanya ada satu cara untuk mensterilkan para pekeija yang positif Covid-
19, yakni mengarantina dan menyembuhkankannya.
Apa lagi yang harus dilakukan? Tentu pemerintah dan lembaja-lemba-ga swadaya masyarakat
di daerah turut membantu mengatasi masalah para pekeija migran. Yang tak lagi punya pe-
keijaan bisa dicarikan pekeijaan bani. Yang akan bekerja mandiri, bisadbantu petmodalan atau
dicarikan pasar untuk dagangan mereka Jangan jadikan para pekerja migran yang pulang ke
kampung ini sebagai pengangguran. Martabatkan mereka dengan mengajak para pekeija
migran itu menemj<an pekeijaan-pekerjaan baiu
142

