Page 23 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 23
"Semangat (RUU Ciptaker) kita sambut baik, tapi harus ada upaya yang kongkret, komprehensif,
dan menyeluruh untuk memberi solusi kepada UMKM. RUU ini tidak hanya kuat di atas kertas,
tapi juga kontekstual di lapangan," kata Sekjen Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam
(KAHMI), Manimbang Kahariady dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6).
Tuntutan tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, kemudahan regulasi sektor UMKM
merupakan solusi jitu untuk mengatasi tingginya angka pengangguran dan pemutusan
hubungan kerja (PHK) yang saat ini terjadi akibat pandemik Covid-19.
"Sesungguhnya, semangat kita adalah membesarkan UMKM sebagai pilar paling penting dalam
pembangunan ekonomi kita. Sebab, di lapangan mayoritas masyarakat adalah pelaku UMKM.
Ini jantung ekonomi rakyat, jadi harus diberi perhatian menyeluruh," tegasnya.
Bersama Kahmipreneur, Sandiaga Uno Berikan 100 Beasiswa Ke Pelajar Terdampak Covid-19
Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, sekitar 1,7 juta orang dirumahkan dan terkena
PHK sejak pandemik Covid-19. Fakta ini optimis akan teratasi bila perbaikan regulasi dilakukan
dengan konsisten oleh pemerintah.
"Ada optimisme yang tergambar pada tiga hal. Pertama, ada keinginan kuat untuk memberikan
legal standing lewat UU. Kedua, tidak cukup berhenti pada teks, tapi perlu upaya menyeluruh
supaya ada solusi tepat untuk UMKM. Ketiga, tergantung pada semangat penyelenggara
Undang-undang," tutupnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO Tag: KAHMI RUU CIPTA KERJA OMNIBUS LAW.
22

