Page 32 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 32
memverifikasi kembali status pekerja ini apakah benar pekeija tetap atau karyawan kontrak.
Dengan kedatangan 500 pekerja asing, tutur Saemu, akan ada 5.281 pekerja lokal yang akan
diterima sebagai tenaga pendamping. "Kami mengimbau perusahaan jujur dan melapor
berkala," tambahnya.
Indrayanto, External Affairs Manager PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian
Stainless Steel (OSS), menyampaikan, 500 pekerja asing yang didatangkan ini adalah tenaga
ahli untuk menyelesaikan pembangunan 33 tungku smelter yang sedang dibangun perusahaan.
Mereka akan bekerja sesuai keahlian dengan teknologi pemurnian yang baru.
"Jadi memang secara teknologi alatnya itu berbeda. Karena itu, mereka harus datang untuk
memasang. Kami berjanji berkomitmen terkait kedatangan pekerja ini, baik protokol Covid-19
maupun ketenagakerjaan," kata Indrayanto.
Hingga pertengahan Juni ini, tambahnya, sebanyak 709 pekerja asing masih bekeija di dua
perusahaan tersebut. Para pekeija asing ini juga didampingi pekerja lokal dalam proses di
lapangan. Total pekerja lokal di dua perusahaan itu 11.000 karyawan tetap dan sekitar 20.000
pekeija kontrak.
"Kami berharap investasi tetap berjalan baik di VDNI maupun di OSS. Kalau kami ekspor, negara
akan dapat devisa. Dan seperti kita tahu, penopang devisa negara saat ini adalah ekspor,"
ujarnya.
Hariman Satria menambahkan, persoalan tenaga keija terampil bukan hal yang sulit ditemukan
di Indonesia. Kemampuan pekeija lokal untuk membangun gedung atau alih teknologi sangat
mungkin dilakukan. "Hanya tinggal pengawasan pemerintah kita. Apakah pemerintah mau
mengawasi ketat alih teknologi, pekerja lokal, dan menyaring betul pekerja asing yang datang
di Sultra?"
caption:
P Tuntutan disuarakan mahasiswa, di perbatasan Kendari-Konawe, Sulawesi Tenggara, 22 Juni
2020. Mereka menuntut pemerintah tak lagi mendatangkan pekeija asing asal China ke wilayah
tersebut.
Sekitar 100 mahasiswa IAIN Kendari, Sulawesi Tenggara, berunjuk rasa dengan menutup jalan
di perbatasan Kendari-Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, 22 Juni 2020. Mahasiswa menuntut
pembatalan kedatangan ratusan pekeija asing yang akan bekerja di Morosi, Konawe.
31

