Page 97 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 97

Manimbang  mengatakan,  keberadaan  RUU  Cipta  Kerja  yang  di  dalamnya  mengatur  soal
              kemudahan investasi hingga fasilitasi UMKM sedianya tidak kuat di atas kertas, namun juga kuat
              di tataran implementasi.

              "Semangatnya  kita  sambut  baik,  tapi  harus  ada  upaya  yang  kongkret,  komprehensif,  dan
              menyeluruh untuk memberi solusi kepada UMKM. RUU ini tidak hanya kuat di atas kertas, tapi
              juga kontekstual di lapangan," kata Manimbang, Senin (29/6/2020).

              Catatan  Manimbang  agar  penerapan  RUU  Cipta  Kerja  nantinya  lebih  kontekstual  dalam
              penerapannya bukan tanpa alasan. Manimbang mengatakan, kemudahan regulasi sektor UMKM
              merupakan  solusi  jitu  untuk  mengatasi  tingginya  angka  pengangguran  dan  pemutusan
              hubungan kerja (PHK) akibat terpaan pandemi covid-19.

              "Sesungguhnya, semangat kita adalah membesarkan UMKM sebagai pilar paling penting dalam
              pembangunan ekonomi kita. Sebab, di lapangan mayoritas masyarakat adalah pelaku UMKM.
              Ini jantung ekonomi rakyat jadi harus diberi perhatian menyeluruh," ucap Manimbang.

              Mengutip  data  Kementerian  Ketenagakerjaan,  ada  sekitar  1,7  juta  orang  dirumahkan  dan
              terkena PHK sejak pandemi covid-19 menerpa Indonesia. Selanjutnya, ada 1,3 juta orang yang
              juga  terdampak,  namun  proses  validasinya  masih  dilakukan.  Sementara  itu,  data  BPS
              menyebutkan per Februari 2020 Indonesia memilik 137,91 juta angkatan kerja dan tercatat 6,88
              juta orang menganggur.
              Manimbang optimistis penerapan regulasi yang konsisten oleh pemerintah bisa menjadi solusi
              membuka lapangan kerja serta mengurangi angka pengangguran di Tanah Air.

              "Ada  optimisme  di  situ  yang  tergambar  pada  tiga  hal.  Pertama,  ada  keinginan  kuat  untuk
              memberikan legal standing lewat UU. Kedua, tidak cukup berhenti pada teks, tapi perlu upaya
              menyeluruh  supaya  ada  solusi  tepat  untuk  UMKM.  Ketiga,  tergantung  pada  semangat
              penyelenggara undang-undang," ucap Manimbang..






































                                                           96
   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102