Page 51 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 SEPTEMBER 2019
P. 51

"Tidak ada batasan (plafon) biaya pengobatan peserta baik yang saat ini masih
               dirawat maupun biaya pengobatan peserta yang telah meninggal dunia akan
               ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan," kata dia.


                   Surya Rizal mengatakan sesuai dengan ketentuan maka ahli waris berhak
               menerima santunan dari manfaat program BPJS Ketenagakerjaan yakni Jaminan
               Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).


                Surya menjelaskan total pembayaran manfaat dan santunan yang diberikan BPJS
               Ketenagakerjaan kepada para korban ledakan kapal tersebut sebesar
               Rp4.067.386.459 dengan rincian Rp1.708.809.850 adalah total santunan yang
               diberikan kepada lima orang ahli waris dan Rp2.320.477.204 merupakan biaya
               pengobatan yang sudah dibayarkan pihak BPJS Ketenagakerjaan sampai saat ini.

                "Jumlah tersebut akan bertambah mengingat dua orang peserta masih menjalani
               pengobatan dan belum termasuk santunan manfaat Jaminan Pensiun Berkala yang
               akan dibayarkan kepada masing-masing ahli waris setiap bulannya," kata dia.

                BPJS Ketenagakerjaan juga akan membayarkan manfaat dari program Jaminan
               Pensiun (JP) sebesar Rp2.099.405 kepada lima orang ahli waris tersebut tiap bulan,
               selain itu juga akan diberikan manfaat beasiswa sebesar Rp12.000.000 kepada anak
               dari peserta yang masih aktif bersekolah.

                "Dengan adanya manfaat program BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan bisa
               meringankan beban serta membantu sektor perekonomian keluarga yang
               ditinggalkan untuk melanjutkan kehidupannya," kata Surya.


                Dalam kesempatan itu, Surya mengimbau pelaku usaha dan pemberi kerja untuk
               memiliki kepedulian dan kesadaran terhadap perlindungan jaminan sosial
               ketenagakerjaan dari risiko pekerjaan dan risiko sosial yang bisa terjadi kapan saja
               dan di mana saja.

                Dengan mendaftarkan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan, maka perusahaan
               ataupun tenaga kerja sudah mengalihkan tanggung jawab tersebut kepada BPJS
               Ketenagakerjaan jika terjadi risiko kecelakaan.

                 Pewarta: Yuniati Jannatun Naim  Editor: Erafzon Saptiyulda AS  COPYRIGHT
               (c)2019  .





















                                                       Page 50 of 136.
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56