Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 SEPTEMBER 2019
P. 62

Title          20 WARGA KECAMATAN HAURGEULIS DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN PENYALUR TENAGA
                              KERJA KELUAR NEGERI
               Media Name     tribunnews.com
               Pub. Date      04 September 2019
               Page/URL       https://www.tribunnews.com/regional/2019/09/04/20-warga-kecamatan-haur geulis-
                              diduga-jadi-korban-penipuan-penyalur-tenaga-kerja-keluar-negeri
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative

               20 WARGA KECAMATAN HAURGEULIS DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN
               PENYALUR TENAGA KERJA KELUAR NEGERI

               Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman  , INDRAMAYU  - Suheri (27) warga
               Desa Sidadadi Rt 04/02 Kecamatan Haurgeulis,  Kabupaten Indramayu  jadi korban
               penipuan  .

                Ia menjadi korban pelaku bermodus janji manis akan dipekerjakan di luar negeri.

                "Awalnya dijanjikan akan segera berangkat, harus transfer sekian juta untuk bayar ini itu
               biar cepet berangkat, tapi jadwal berangkat tidak dikasih," ujar dia kepada
               Tribuncirebon.com saat ditemui di Sekretariat Serikat Buruh Migram Indonesia (SBMI)
               Cabang  Kabupaten Indramayu  , Rabu (4/9/2019).

                Akibat  penipuan  itu, dirinya harus merugi hingga Rp 16 Juta.

                Pembayaran itu dilakukan dengan cara mencicil dan harus segera dilunasi jika waktu
               pemberangkatan ke negara penempatan sudah dekat.

                "Ya saya nurut saja, orang bilangnya sudah mau terbang," ucapnya.

                Suheri mengatakan, dirinya berkeinginan bekerja di  Taiwan  menyusul sang istri yang
               sudah lebih dahulu berada di sana.

                Sebanyak 20 warga asal Kecamatan Haurgeulis lainnya juga turut menjadi korban
               penipuan  .

                Mereka ada yang sudah membayar Rp 35 juta ke atas. Namun, hingga saat ini belum
               diketahui secara pasti kapan akan diberangkatkan.

                "Perjanjiannya tuh Rp 45 juta kalau berangkat ke  Taiwan  tapi ini tidak ada kejelasan
               bagaimana, yang kasian itu yang sudah bayar full tapi tidak berangkat-berangkat," ujarnya.


                Diketahui, modus iming-iming itu dilakukan oleh seorang calo penyalur Pekerja Migran
               Indonesia (PMI) bernama Suryanto, akan tetapi sekarang ini yang bersangkutan tidak bisa
               dihubungi.

                Disampaikan Suheri, Suryanto menjanjikannya bekerja sebagai PMI melalui PT. Forward
               Global yang berlokasi di Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat.

                "Dari rekam jejak yang saya tahu sih baru dua orang yang berangkat, satu tetangga saya,
               satunya lagi keponakan Suryanto ini. Sisanya tidak tahu kapan," ujarnya.








                                                       Page 61 of 136.
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67