Page 60 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 SEPTEMBER 2019
P. 60
Title KELUARGA FITRIYAH RESAH, SUDAH 13 TAHUN HILANG KONTAK SETELAH BEKERJA DI
JEDDAH
Media Name jabar.tribunnews.com
Pub. Date 04 September 2019
Page/URL https://jabar.tribunnews.com/2019/09/04/keluarga-fitriyah-resah-sudah- 13-tahun-
hilang-kontak-setelah-bekerja-di-jeddah
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
KELUARGA FITRIYAH RESAH, SUDAH 13 TAHUN HILANG
KONTAK SETELAH BEKERJA DI JEDDAH
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi TRIBUNJABAR.ID, CIREBON -
Fitriyah (36), tenaga kerja wanita (TKW) asal Blok Desa, Desa Lungbenda,
Kecamatan Palimanan , Kabupaten Cirebon , hilang kontak selama 13 dengan
keluarga.
Sampai saat ini Fitriyah belum diketahui keberadaannya.
Sepupu Fitriyah , Nur Halimah (27), mengatakan, keluarga hingga saat ini masih
belum mendapatkan laporan dari Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan
Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), terkait kebedaraan Fitriyah .
"Keluarga masih resah, apalagi kedua orangtuanya," kata Nur melalui pesan
singkat, Rabu (4/9/2019).
Selain melapor BNP2TKI, keluarga pun beberapa kali melapor ke Dinas
Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cirebon , tapi hanya
sebatas ditampung, belum ada tindak lanjut.
"Sudah lupa terakhir kapan melapor, sudah sering soalnya," katanya.
Berangkat pada Desember 2006, Fitriyah diberangkatakan oleh perusahaan jasa
penyalur tenaga kerja untuk ke luar negeri yang berada di Jakarta, yakni PT Safika
Jaya Utama Kedua orangtua Fitriyah , Marka (58) dan Sunia (54), hanya bisa
memandangi lembar foto Fitriyah , anak ketiga dari empat bersaudara itu.
Anaknya tersebut terakhir berkomunikasi saat berangkat pada 2006 dan diketahui
bekerja di Jeddah , Arab Saudi.
Marka mengatakan, satu tahun setelah bekerja di Jeddah , Fitriyah sempat
mengirimkan uang gaji tersebut kepada, tapi tidak mampu berkomunikasi, karena
pada saat itu yang menyampaikan adalah majikannya, yakni Mahmud Ibad
Althuwairiqi.
"Yang telepon majikannya, tapi sampai sekarang sulit," kata Marka.
Perginya Fitriyah ke luar negeri, kata Marka, adalah kemauannya sendiri, lantaran
Fitriyah ingin membahagiakan kedua orangtuanya dengan cara menjadi TKW ,
dengan harapan mendapatkan banyak pundi-pundi rupiah.
Page 59 of 136.

