Page 59 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 SEPTEMBER 2019
P. 59

Title          DIIMING-IMINGI JANJI MANIS SUSUL ISTRI KE TAIWAN, SUHERI TERTIPU HINGGA
                              PULUHAN JUTA RUPIAH
               Media Name     jabar.tribunnews.com
               Pub. Date      04 September 2019
               Page/URL       https://jabar.tribunnews.com/2019/09/04/diiming-imingi-janji-manis-sus ul-istri-ke-
                              taiwan-suheri-tertipu-hingga-puluhan-juta-rupiah
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative

               DIIMING-IMINGI JANJI MANIS SUSUL ISTRI KE TAIWAN, SUHERI
               TERTIPU HINGGA PULUHAN JUTA RUPIAH

               Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman  TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU  -
               Penipuan bermodus janji manis akan dipekerjakan di luar negeri marak terjadi di Kabupaten
               Indramayu.

                Kali ini menimpa  Suheri  (27) warga Desa Sidadadi Rt 04/02 Kecamatan Haurgeulis,
               Kabupaten Indramayu.


                "Awalnya dijanjikan akan segera berangkat, harus transfer sekian juta untuk bayar ini itu
               biar cepet berangkat, tapi jadwal berangkat tidak dikasih," ujar dia kepada
               Tribuncirebon.com saat ditemui di Sekretariat Serikat Buruh Migram Indonesia (SBMI)
               Cabang Kabupaten Indramayu, Rabu (4/9/2019).

                Akibat penipuan itu, dirinya harus merugi hingga Rp 16 Juta. Pembayaran itu dilakukan
               dengan cara mencicil dan harus segera dilunasi jika waktu pemberangkatan ke negara
               penempatan sudah dekat.

                "Ya saya nurut saja, orang bilangnya sudah mau terbang," ucapnya.

                Suheri mengatakan, dirinya berkeinginan bekerja di Taiwan menyusul sang istri yang sudah
               lebih dahulu berada di sana.

                 Tidak hanya  Suheri  , sebanyak 20 warga asal Kecamatan Haurgeulis lainnya juga turut
               menjadi korban penipuan.

                Mereka ada yang sudah membayar Rp 35 juta ke atas. Namun, hingga saat ini belum
               diketahui secara pasti kapan akan diberangkatkan.

                "Perjanjiannya tuh Rp 45 juta kalau berangkat ke Taiwan tapi ini tidak ada kejelasan
               bagaimana, yang kasian itu yang sudah bayar full tapi tidak berangkat-berangkat," ujarnya.


                 Diketahui, modus iming-iming itu dilakukan oleh seorang calo penyalur Pekerja Migran
               Indonesia (PMI) bernama Suryanto, akan tetapi sekarang ini yang bersangkutan tidak bisa
               dihubungi.

                Disampaikan  Suheri  , Suryanto menjanjikannya bekerja sebagai PMI melalui PT. Forward
               Global yang berlokasi di Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat.

                "Dari rekam jejak yang saya tahu sih baru dua orang yang berangkat, satu tetangga saya,
               satunya lagi keponakan Suryanto ini. Sisanya tidak tahu kapan," ujarnya..







                                                       Page 58 of 136.
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64