Page 118 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2021
P. 118
Menaker Ida mengatakan, saat ini pemerintah terus memantapkan skema program
penanggulangan kemiskinan ekstrem yang akan diimplementasikan pada 7 Provinsi yang
diprioritaskan, di mana salah satunya adalah Provinsi Maluku.
"Tadi saya beserta beberapa jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju baru saja mendampingi
Wakil Presiden RI, KH.
Ma'ruf Amin , mengikuti rapat penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kantor Gubernur. Di dalam
rapat tersebut Kemnaker memiliki mandat untuk menekan angka kemiskinan melalui masifikasi
peningkatan pelatihan kerja, serta pelatihan kewirausahaan mandiri," ungkap Menaker Ida saat
membuka pelatihan Berbasis Kompetensi serta menyaksikan MoU dengan mitra pelatihan di BLK
Ambon, Rabu (13/10).
Menaker Ida menyebut, sebelumnya, Kemnaker telah menggandeng Kementerian Desa,
Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil
dan Menengah, guna melakukan Sinergi Program Penumbuhan dan Pengembangan
Kewirausahaan dalam rangka Pengurangan Pengangguran dan Peningkatan Perekonomian
Berbasis Desa.
Di satu sisi terkait peningkatan kompetensi, Menaker Ida menekankan agar BLK Ambon harus
menjadi garda terdepan dalam menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi, sertifikasi, hingga
penempatan industri, guna mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang ada di
Maluku.
Lebih lanjut, Menaker Ida menyambut baik atas MoU yang dilakukan oleh pihak industri dengan
BLK Ambon. Menurutnya, upaya ini sangat dibutuhkan sebagai upaya dan sinergi dari BLK
sebagai lembaga pelatihan dengan para pemangku kepentingan yang ada, baik dari kalangan
pemerintah, akademisi, lembaga pelatihan, kalangan industri/dunia usaha, juga masyarakat.
"Upaya dan sinergitas inilah yang hendaknya didorong secara maksimal untuk memperoleh
dampak positif dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan secara nasional maupun secara
regional di wilayah Provinsi Maluku," ujar Menaker Ida.
[hrs].
117

