Page 52 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2021
P. 52
Judul Kemlu Usut Dugaan TKI di AS Jadi Korban Kekerasan Staf KJRI
Nama Media detik.com
Newstrend Kasus PMI di Amerika Serikat
Halaman/URL https://news.detik.com/berita/5766050/kemlu-usut-dugaan-tki-di-as-
jadi-korban-kekerasan-staf-kjri
Jurnalis Eva Safitri
Tanggal 2021-10-13 23:55:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
positive - Teuku Faizasyah (Juru Bicara Kemlu) Kementerian Luar Negeri akan mendalami dan
menindaklanjuti informasi tersebut sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku
Ringkasan
Media terkemuka Amerika Serikat (AS) mengungkap dugaan pembantu rumah tangga (PRT) asal
Indonesia jadi korban kekerasan oleh staf Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los
Angeles. Kementerian Luar Negeri belum memberikan informasi pasti, namun akan
menindaklanjuti dengan mengusut dugaan itu.
"Kementerian Luar Negeri akan mendalami dan menindaklanjuti informasi tersebut sesuai
ketentuan dan peraturan yang berlaku," kata Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah, kepada
wartawan, Rabu (13/10/2021).
KEMLU USUT DUGAAN TKI DI AS JADI KORBAN KEKERASAN STAF KJRI
Media terkemuka Amerika Serikat (AS) mengungkap dugaan pembantu rumah tangga (PRT) asal
Indonesia jadi korban kekerasan oleh staf Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los
Angeles. Kementerian Luar Negeri belum memberikan informasi pasti, namun akan
menindaklanjuti dengan mengusut dugaan itu.
"Kementerian Luar Negeri akan mendalami dan menindaklanjuti informasi tersebut sesuai
ketentuan dan peraturan yang berlaku," kata Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah, kepada
wartawan, Rabu (13/10/2021).
Sebelumnya, diberitakan Laporan The Washington Post Magazine, seperti dilansir Rabu
(13/10/2021), fokus membahas kisah para PRT asing yang dibawa ke AS oleh para majikan
mereka yang merupakan diplomat atau pejabat organisasi internasional di bawah program visa
khusus AS, namun menjadi korban penganiayaan setibanya di negeri Paman Sam tersebut.
51

