Page 59 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2021
P. 59
Judul Menaker Ida: Jadikan Transformasi BLK Sebagai Peningkatan
Kompetensi untuk Tekan Angka Kemiskinan
Nama Media liputan6.com
Newstrend Transformasi BLK
Halaman/URL https://www.liputan6.com/news/read/4683745/menaker-ida-jadikan-
transformasi-blk-sebagai-peningkatan-kompetensi-untuk-tekan-angka-
kemiskinan
Jurnalis Liputan6.com
Tanggal 2021-10-13 23:49:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Tadi saya beserta beberapa jajaran Menteri
Kabinet Indonesia Maju baru saja mendampingi Wakil Presiden RI, KH. Ma'ruf Amin, mengikuti
rapat penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kantor Gubernur. Di dalam rapat tersebut
Kemnaker memiliki mandat untuk menekan angka kemiskinan melalui masifikasi peningkatan
pelatihan kerja, serta pelatihan kewirausahaan mandiri
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Upaya dan sinergitas inilah yang hendaknya
didorong secara maksimal untuk memperoleh dampak positif dalam mengatasi masalah
ketenagakerjaan secara nasional maupun secara regional di wilayah Provinsi Maluku
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menekankan agar Balai Latihan Kerja (BLK) terus
mengoptimalkan program transformasi BLK sebagai salah satu lompatan besar, guna
meningkatkan kompetensi dan menekan angka kemiskinan di daerah. Dalam menyukseskan
program tersebut, Kemnaker menjadikan agenda 6R sebagai perhatian utamanya. 6R yang
dimaksud yaitu reformasi kelembagaan, redesain substansi pelatihan, revolusi SDM, revitalisasi
fasilitas dan sarana prasarana, rebranding BLK, dan relationship.
MENAKER IDA: JADIKAN TRANSFORMASI BLK SEBAGAI PENINGKATAN
KOMPETENSI UNTUK TEKAN ANGKA KEMISKINAN
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menekankan agar Balai Latihan Kerja (BLK) terus
mengoptimalkan program transformasi BLK sebagai salah satu lompatan besar, guna
meningkatkan kompetensi dan menekan angka kemiskinan di daerah. Dalam menyukseskan
program tersebut, Kemnaker menjadikan agenda 6R sebagai perhatian utamanya. 6R yang
58

