Page 64 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2021
P. 64
tersebut sebagai upaya mematangkan persiapan pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia pada
tahun 2022.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi mengatakan segala sesuatunya dipersiapkan
dengan baik dan matang, baik dari sisi substansi maupun teknis agar target excellent dari
pelaksanaan Presidensi G20 tercapai.
"Oleh karena itu, tim yang telah terbentuk agar dapat bekerja dengan baik dan berkolaborasi
dengan tim lainnya, dengan tetap mengedepankan semangat keketuaan dan profesionalisme,
serta tetap melakukan koordinasi yang baik dengan tim G20 nasional," ujar Anwar dalam
keterangan tertulis, Rabu (13/10/2021).
Untuk penyelenggaraan side events yang bersifat substantif ditujukan untuk memperkuat
substansi isu prioritas Indonesia, khususnya pada kelompok kerja G20 bidang ketenagakerjaan.
Sedangkan side events yang bersifat showcasing ditujukan untuk memperkenalkan keunggulan,
serta nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang diselenggarakan melalui visitasi dan exhibition.
"Untuk itu, sebagaimana arahan Bu Ida Fauziyah diharapkan kegiatan side events tersebut
dipersiapkan dengan baik dan matang, serta koordinasi yang baik dengan pihak-pihak terkait,"
tutur Anwar.
Ia berharap, hasil kegiatan hari ini dapat segera diberikan ke Sherpa Track sesuai dengan batas
waktu yang telah ditentukan agar segera ditindaklanjuti untuk penyusunan modalitas
persidangan merujuk kepada empat isu prioritas yang telah disepakati.
Anwar mengemukakan, guna mensukseskan gelaran internasional tersebut, Kemnaker telah
mengadakan berbagai rapat persiapan, mulai dari rapat kerja reviu concept paper dan issue
notes untuk keempat isu prioritas dan deliverables G20 EWG.
Kemnaker juga melakukan rapat konsolidasi bersama Kementerian/Lembaga terkait, Working
Groups dan Engagement Groups G20 Indonesia, serta rapat dengan mitra strategis asing yaitu
ILO, World Bank, OECD, dan lainnya untuk memperoleh masukan yang mendalam dan perspektif
dalam rangka mematangkan substansi isu prioritas yang akan diusulkan dalam forum G20 tahun
depan.
"Dari keseluruhan rapat persiapan tersebut, kita telah memperoleh banyak masukan untuk
concept paper dan issue notes isu prioritas G20 EWG yang kita finalisasi dalam rapat koordinasi
sebelumnya pada tanggal 28 sampai 30 September 2021 di Bandung," ucap Anwar.
Rapat ini diikuti Staf Khusus Menaker, Hindun Anisah dan Mohammad Reza Hafiz Akbar; Asisten
Profesor dari Politeknik STIA LAN Jakarta, Ratri Istania; perwakilan dari Kementerian Koordinator
Bidang Perekonomian; perwakilan dari Kementerian Luar Negeri; Kepala Biro, Pusat, dan Direktur
di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan; Tim Substansi G20; dan Gugus Tugas G20.
63

