Page 68 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 JUNI 2020
P. 68

Title          DUH..RIBUAN BURUH DI SUKOHARJO BELUM TERIMA THR
               Media Name     krjogja.com
               Pub. Date      03 Juni 2020
                              https://www.krjogja.com/berita-lokal/jateng/solo/duh-ribuan-buruh-di-s ukoharjo-belum-
               Page/URL
                              terima-thr/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Ribuan buruh di Sukoharjo dari berbagai sektor usaha belum menerima pembayaran
               tunjangan hari raya (THR). Forum Peduli Buruh (FPB) Sukoharjo turun memantau
               langsung kondisi agar hak buruh bisa terpenuhi secepatnya. Apabila pelanggaran
               tidak segera teratasi maka FPB Sukoharjo mendesak pemerintah menjatuhkan
               sanksi.

               Ketua FPB Sukoharjo Sukarno, Rabu (3/6) mengatakan, ribuan buruh tersebut
               hingga awal Juni ini belum menerima pembayaran THR dari tempat mereka bekerja.
               Kasus tersebut sudah dilaporkan dan ditindaklanjuti FPB Sukoharjo dengan
               melibatkan petugas dari dinas terkait.

               Sukarno menjelaskan, buruh yang belum menerima pembayaran THR dibedakan
               dalam dua kelompok. Pertama, kelompok buruh yang sudah sejak awal melakukan
               perjanjian dengan pihak pengusaha atau tempat asal mereka bekerja terkait sistem
               pembayaran THR dicicil.

               Sistem tersebut diterapkan sesuai kelonggaran yang diberikan pemerintah pusat
               pada pengusaha. Hal itu tertuang dalam SE Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)
               Nomor M/6/HI.00.01/V/2020. Kelonggaran diberikan oleh pemerintah pusat pada
               pengusaha dengan menunda pembayaran THR pada buruh hingga melewati Idul
               Fitri.

               Pembayaran THR tersebut akan dicicil pihak pengusaha sesuai catatan FPB
               Sukoharjo antara empat hingga lima kali. Saat ini buruh baru menerima satu kali
               tahap pembayaran. Jangka waktu hingga selesai 100 persen dibayar lunas THR
               diperkirakan membutuhkan waktu beberapa bulan kedepan.

               "Untuk buruh yang belum menerima pembayaran THR dari kelompok pertama masih
               kami pantau. Dikelompok ini ada ribuan buruh tersebar diberbagai sektor usaha.
               Sebab mereka belum sepenuhnya mendapatkan hak 100 persen karena pihak
               pengusaha menerapkan sistem dicicil antara empat hingga lima kali pembayaran,"
               ujarnya.

               Kelompok kedua buruh yang belum menerima pembayaran THR yakni berasal dari
               sektor usaha bermasalah. FPB Sukoharjo menemukan hal tersebut di pabrik PT




                                                       Page 67 of 126.
   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73